KabarNet

Aktual Tajam

Telunjuk Sakti Nazaruddin Tuding 12 Proyek Korupsi DPR

Posted by KabarNet pada 02/08/2013

Jakarta – KabarNet: Fakta membuktikan, siapapun pejabat negara yang oleh M.Nazaruddin namanya pernah dituding terlibat korupsi, pada akhirnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) betul-betul dijadikan tersangka, untuk kemudian meningkat statusnya menjadi terdakwa dan terpidana.

Contoh korban tudingan Nazaruddin adalah mantan Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, mantan Menpora Andi Mallarangeng, mantan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Anggota DPR fraksi PDIP, I Wayan Koster, dan lain-lain.

Kini, M. Nazarudin kembali beraksi dengan tudingan saktinya. Terpidana kasus suap wisma atlet itu membeberkan dugaan sejumlah ladang korupsi yang menjadi garapan rutin para bandit kerah putih yang sedang menyamar sebagai anggota DPR. Nazaruddin mencatat, ada 12 proyek di pemerintah yang dimainkan para politikus busuk yang menjadi wakil rakyat itu demi memperkaya diri mereka.

“Semua saya buka, sudah di-BAP penyidik KPK. nanti kita dukung KPK menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang dilakukan pejabat pemegang kekuasaan di RI,” kata Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Berikut 12 proyek yang diungkap Nazaruddin:

1. Proyek e-KTP senilai Rp 5,8 triliun.
Nazaruddin menyebut Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, Setya Novanto dituding terlibat dalam proyek ini. Selain Setya, terdapat mantan Ketua Komisi II dan anggotanya juga turut terlibat.

Menurut Nazaruddin terjadi penggelembungan sebesar 45 persen, yang dibagikan untuk anggota DPR dan menteri-menteri terkait. “Dalam BAP di tangan saya detail disebut,” ungkapnya.

2. Proyek pembelian pesawat Merpati MA 60 fiktif.
Menurut Nazaruddin proyek ini nilainya hampir Rp 2 triliun. Fee dari pembelian proyek itu mengalir ke Partai Demokrat tahun 2010. Selain ke sana, fee proyek itu juga dibagikan ke semua fraksi di DPR. Nazaruddin mengungkapkan jumlah fee yang dibagi nilainya jutaan dollar.

“Tentang proyek pesawat Merpati yang itu juga bagi-baginya di DPR. Waktu itu jutaan dolar dibagi ke semua fraksi, hampir semua dapat terutama Fraksi Demokrat. Yang dibagikan waktu itu untuk ketua fraksinya,” ujarnya.

3. Proyek pembagunan Gedung MK senilai Rp 300 miliar.
Proyek ini ditunjuk langsung tanpa melalui mekanisme tender ke PT Pembangunan Perumahan. Menurut Nazaruddin, ada fee yang diserahkan ke komisi III DPR senilai 7 persen.

Namun, dalam proyek ini Nazaruddin masih belum bersedia menyebutkan siapa saja anggota DPR yang terlibat korupsi.

4. Proyek Diklat MK Rp 200 miliar.
Sama seperti proyek pembangunan Gedung, Nazaruddin masih belum mau membeberkan nama anggota DPR yang terlibat di dalamnya. Dalam proyek ini, menurut Nazaruddin juga dilakukan penunjukan langsung kepada PT Pembangunan Perumahan.

5. Proyek baju hansip.
Nazaruddin lagi-lagi menyebut Politikus Partai Golkar, Setya Novanto terlibat dalam pengadaan baju hansip. Nazaruddin mengatakan Setya lah yang harus bertanggung jawab atas proyek itu.

6. Proyek gedung pajak.
Nazaruddin menyebut proyek ini direkayasa oleh anggota DPR yang duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Bahkan Olly Dondokambey yang merupakan Wakil Ketua Banggar DPR pun kena sasaran uingan sakti Nazaruddin. Nazar mengatakan proyek yang dimenangkan oleh PT Adhi Karya ini senilai Rp 2,7 triliun.

Selain direkayasa oleh Banggar, Nazaruddin juga menuding Dirjen Pajak dari 2007 hingga 2009 juga ikut terlibat.

7. Proyek PLTU Kalimantan Timur
Proyek ini dimenangkan PT Adhi Karya pada 2010 dan 2011 senilai Rp 2,3 triliun. Untuk sementara Nazaruddin belum bersedia menyebut siapa saja pejabat dan anggota DPR yang ikut bermain.

8. Proyek PLTU Riau senilai Rp 1,3 triliun.
Selain itu, Nazaruddin juga membeberkan dugaan korupsi pada proyek PLTU Kaltim.

9. Proyek Refinery unit RU 4 Cilacap.
Nazaruddin mengatakan proyek ini senilai Rp 930 juta dolar.

10. Proyek Simulator SIM.
Nazaruddin menjelaskan mengenai proyek simulator SIM seperti yang diakui AKBP Teddy Rusmawan sebesar Rp 4 miliar, dan Rp 2 miliar untuk penunjukan langsung tanpa melalui mekanisme tender proyek kepada PT CMMA oleh Budi Susanto.

11. Proyek Hambalang yang berkaitan dengan proyek Wisma Atlet.

“Wisma atlet meledak, uang dibagikan sudah masuk kantong. Sehingga diperlukan biaya menutup perkara ke KPK. Itu proyeknya peralatan olahraga hambalang Rp 9 miliar, padahal gedung belum jadi. Dibuka juga aliran dana ke kongres Demokrat,” ungkap pengacara Nazaruddin Elsa Syarief SH.

12. Proyek Pendidikan Nasional (Diknas) di Kemendikbud.
Terkait korupsi di proyek ini, nampaknya Nazaruddin sangat berhati-hati. Nazaruddin belum bersedia membeberkan pejabat dan anggota DPR yang terlibat korupsi dalam proyek ini.

News update: Menanggapi tudingan Nazaruddin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Nazar untuk memberikan keterangan berikut buktinya terkait pernyataan adanya sejumlah anggota DPR terlibat kasus dugaan korupsi. “Kemarin (Rabu 31/7/2013) itu dia dimintai keterangan sebagai tersangka TPPU. Saat dia keluar (malam) lalu memberikan informasi kepada media. Itu haknya. Tapi kalau benar dia mempunyai data-data silakan saja disampaikan ke KPK untuk kami validasasi,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Kamis (1/8/2013) malam.

Kalau kita menengok ke belakang, semua nama yang pernah dituding oleh Nazaruddin pada akhirnya terbukti benar terlibat, dan sudah dijadikan tersangka oleh KPK. Bahkan sudah ada yang menjadi terpidana seperti mantan anggota DPR fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh. Sementara korban tudingan sakti Nazaruddin seperti mantan Menpora Andi Mallarangeng dan manan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hanya menunggu waktu saja untuk masuk tahanan KPK.

Akankah tudingan Nazar kali ini sesakti yang sebelumnya? Marilah kita tunggu kiprah KPK dalam menindak-lanjuti dan membuktikan umpan-umpan informasi yang diungkapkan oleh Nazaruddin di atas. [KbrNet/adl – Source: Merdeka.com/YahooNews/Tribunnews]

7 Tanggapan to “Telunjuk Sakti Nazaruddin Tuding 12 Proyek Korupsi DPR”

  1. Benar2 membantu KPK agar tak kehilangan muka tanpa prestasi. Jadi dgn kasus ini seolah KPK itu berprestasi, padahal tak ada yg kakap. Juga semakin mengukuhkan kebohongan bhw legislatif itu paling korup

  2. taUbat said

    KPK: “NYANYIAN” NAZARUDDIN PERLU DIVALIDASI

    Kamis, 1 Agustus 2013, 22:54

    VIVAnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima bukti-bukti atau data terkait nyanyian Muhammad Nazaruddin ada korupsi di 11 proyek besar yang melibatkan pejabat negara dan anggota DPR.

    “Belum. Kemarin tidak ada itu. Dia kan dari tahanan tidak bawa apa-apa,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, usai diskusi di Kementerian Hukum dan HAM, Kamis, 1 Agustus 2013.

    “Dia diperiksa sebagai tersangka, kemudian dia menyampaikan itu soal e-KTP dan lain-lain itu tidak disampaikan dalam pemeriksaan kemarin.”

    Menurut Johan, jika apa yang disampaikan oleh Nazaruddin itu benar, maka Nazar bisa menyampaikan data yang dimilikinya ke KPK. “Informasi itu perlu divalidasi dulu oleh KPK,” ujarnya.

    “Nyanyian” baru Nazaruddin itu disampaikan usai menjalani pemeriksaan dirinya sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang dalam pembelian saham PT Garuda Indonesia. “Semua sudah saya beritahukan dan pihak lain yang saya beritahukan ada 11 proyek,” kata Nazar, Rabu, 31 Juli 2013.

    Di antara proyek yang dinilainya bermasalah itu proyek e-KTP, proyek pengadaan pesawat Merpati MA 60 senilai Rp2 triliun, proyek pembangunan gedung MK senilai Rp300 miliar, proyek gedung pendidikan dan latihan MK Rp200 miliar.

    “Kalau e-KTP ada Novanto, ada beberapa mantan ketua komisi II, beberapa teman termasuk mas Anas, saya ikut juga disitu, semua sudah diserahkan laporannya kepada KPK,” katanya.

    “Kalau proyek gedung pajak, Olly Dondokambey, semua sudah saya laporkan, ada beberapa teman-teman DPR yang lain.”

    Nazar menuding ada bagi-bagi proyek dibalik pengadaan pesawat Merpati. “Jutaan dolar dibagi ke semua fraksi. Hampir semua dapat terutama Fraksi Demokrat. Yang dibagikan waktu itu untuk ketua fraksinya,” katanya. (eh)

    (Nazaruddin menuding sejumlah pejabat “bermain” 11 proyek.)

    Suryanta Bakti Susila | Nur Eka Sukmawati | Stella Maris

  3. Artinya nazar skrg kurang lebih spt dirut KPK yg kehabisan 10 jarinya utk menunjuk bagai memerintahkan KPK
    Nice thumbs for nazar

  4. taUbat said

    Nyanyian Nazaruddin bukan pepesan kosong

  5. Busuk semua, Kecuali Jokowi - Ahok said

    Hidup Jokowi _ Ahok…!

  6. P*L** AHOK said

    Ya Betul

  7. taUbat said

    Validasi nyanyian Nazaruddin yang telah diverifikasi.segera dipublikasikan (tidak masuk dalam kotak)

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: