KabarNet

Aktual Tajam

Nabi SAW Isyaratkan, Habib Munzir Wafat Usia 40 Tahun

Posted by KabarNet pada 15/09/2013

Jakarta – KabarNet: Kepergian Ulama karismatik, Habib Munzir Al Musawa, akibat peradangan otak yang dideritanya meninggalkan sejumlah kisah. Beliau wafat dalam usia 40 tahun, di RS Cipto Mangunkusumo – Jakarta Pusat, pada hari Ahad 15 September 2013 sekitar pukul 15.00.

Sebelum dipanggil Sang Pencipta, Habib Munzir sempat menulis wasiat dan kisah mengenai mimpi bertemu Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Dalam wasiatnya yang ditulis pada tahun 2010 silam, beliau menceritakan dalam mimpi berbincang dengan Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Nabi SAW pun mengisyaratkan hari kematiannya.

“Saya sangat mencintai Rasulullah SAW, menangis merindukan Rasulullah SAW, dan sering dikunjungi Rasululullah SAW dalam mimpi, Rasul selalu menghibur saya jika saya sedih, suatu waktu saya mimpi bersimpuh dan memeluk lutut beliau dan berkata wahai Rasulullah SAW aku rindu padamu, jangan tinggalkan aku lagi, butakan mataku ini asal bisa jumpa denganMu……..”. Rasulullah SAW menepuk bahu saya dan berkata, “Munzir, tenanglah dan sabarlah..sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah kumpul bersamaku, maka saya terbangun,” tertulis dalam wasiat Habib Munzir.

“Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku senang wafat dengan penyakit ini, karena Rasul SAW beberapa bulan sebelum wafatnya terus mengeluhkan sakit kepala.. Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis Rasulullah SAW kelak, jika terjadi sesuatu padaku maka teruskan perjuanganku.. ampuni kesalahanku.., kita akan jumpa kelak dengan perjumpaan yang abadi.. Amin”. Lanjut kisahnya, seperti dikutip dalam situs Majlis Kecil.

Subhanallah, ternyata apa yang diceritakan oleh pimpinan Majelis Rosulullah, Habib Munzir Al Musawa tiga tahun silam itu benar terjadi. Kini jenazah Habib Munzir Al Musawa telah tiba di rumah duka yang terletak di komplek Liga Mas, Pancoran Jakarta Selatan. Jenazah tiba pada pukul 19.03 WIB dengan dikawal beberapa personil Polisi yang mengendarai motor patroli serta ribuan jamaah Majelis Rosulullah. Begitu tiba di lokasi, seluruh jamaah langsung berteriak histeris. Mereka meneriakan takbir sembari menangis melihat mobil yang mengangkut jenazah Habib.

Habib Munzir meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta akibat sakit radang otak yang dideritanya. Beliau sudah menjalani perawatan secara rutin dan sering kambuh-kambuhan.

Al-Habib Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Al Musawa lahir di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Beliau adalah pimpinan Majelis Rasulullah, majelis dzikir dan da’wah terbesar. Habib Munzir merupakan anak keempat dari empat bersaudara dari pasangan Habib Fuad bin Abdurrahman Al-Musawa dan Rahmah binti Hasyim Al-Musawa.

Ia mulai mendalami Ilmu Syariah Islam di Ma’had Assaqafah Al Habib Abdurrahman Assegaf di Bukit Duri Jakarta Selatan, lalu mengambil kursus bahasa arab di LPBA Assalafy Jakarta Timur. Kemudian beliau memperdalam lagi Ilmu Syari’ah Islamiyah di Ma’had Al Khairat, Bekasi Timur, yang dipimpin oleh Habib Naqib bin Muhammad bin Syehk Abu Bakar bin Salim, beliau banyak menimba ilmu di ma’had al Khairat dan disinilah beliau kenal dengan Habib Umar bin Hafidz yang kemudian diteruskan ke Ma’had Darul Musthafa di pesantren Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Syech Abubakar di Tarim Hadhramaut Yaman pada tahun 1994 untuk mendalami bidang syari’ah selama empat tahun. Di sana ia mendalami ilmu fiqh, ilmu tafsir Al Qur’an, ilmu hadits, ilmu sejarah, ilmu tauhid, ilmu dakwah, dan ilmu ilmu syariah lainnya.

Semoga Allah SWT menerima segala amal baiknya dan memaafkan semua kesalahannya, serta menempatkan ruh Almarhum di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Semoga keluarga, sahabat dan jama’ah pengajian Majlis Rasulullah yang ditinggalkannya diberi kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT. Amin. [KbrNet/Slm]

5 Tanggapan to “Nabi SAW Isyaratkan, Habib Munzir Wafat Usia 40 Tahun”

  1. Anonim said

    Wahai guru akui kami sbgai muridmu
    Ya Rosulalloh akui kami sebagai umatmu

  2. Mirwan Ibnu Munawar said

    Wahai guru akui kami sbgai muridmu
    Ya Rosulalloh akui kami sebagai umatmu

  3. Anonim said

    innalillahi wa inna ilaihi roji’un selamat jalan cucu terkasih keturunan orang2 terkasih diantara mahluk yang paling dikasihi . . . . . .

  4. abdullah said

    InsyaAllah, kami akan meneruskan perjuanganmu duhai Habib

  5. Semoga Amal amal kebaikanmu alloh ganti limpahruah dengan kcintaan alloh untuk mu juga keluargamu ya Habiballoh.., Aamiin Allohuma aamiin..*~

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: