KabarNet

Aktual Tajam

Puluhan Ribu Umat Islam Iringi Pemakaman Habib Munzir

Posted by KabarNet pada 16/09/2013

Jakarta – KabarNet: Puluhan ribu umat islam memenuhi Jalan Raya Pasar Minggu hingga Pancoran, Jakarta Selatan untuk melaksanakan shalat dzuhur dan shalat jenazah bagi Habib Munzir Al Musawa. Shalat Dzuhur dan shalat jenazah bagi Habib Munzir diiringi langit mendung dan gerimis rintik-rintik.

Jalan Pasar Minggu dari kedua arah ditutup total, karena jumlah jamaah yang membludak tidak bisa masuk ke dalam Masjid Jami Al Munawar, tempat jenazah Habib Munzir disemayamkan.

Mobil dan bus yang melintas di Jalan Pasar Minggu terpaksa dihentikan sementara, karena terjebak dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Menurut informasi dari salah satu petugas kepolisian, lokasi kemacetan sampai underpass Pasar Minggu, Cawang dan pertigaan Cililitan.

Iringan pengantar jenazah Habib Munzir Al Musawa. Sejak pagi jumlahnya terus bertambah. Bahkan Kawasan Rajawali Timur Kalibata terus didatangi pelayat dan juga mengantar jenazah. Dari pantauan di lokasi, Senin 16 September 2013, jumlah pengantar jenazah kian bertambah setelah jenazah di keluarkan dari Masjid Al Munawar. Saat perjalanan menuju tempat peristirahatan terakhir, Jalan Raya Pasar Minggu Pancoran berubah jadi area jalan kaki pengantar jenazah.

Sekitar pukul 13.50 WIB, Prosesi pemakaman Habib Munzir Al Musawa di Kalibata yang berlangsung sekitar satu jam telah usai, namun para jemaah terus berdatangan ke makam untuk menyaksikan langsung makam beliau dan mendoakan Habib Munzir…..

Mendiang Habib Munzir dikenal sebagai sosok dermawan dan sangat peduli terhadap masyarakat sekitar tempat tinggalnya yang terletak di Komplek Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan. Hampir setiap hari, pimpinan Majelis Rasulullah itu memberi uang kepada penjaga keamanan di perumahaan tersebut

“Tiap saya buka pintu portal selalu dikasih uang, ya seminggu bisa empat kali. Kadang Rp50.000 pernah juga Rp100.000,” kata Firdaus, satpam perumahan Liga Mas saat ditemui di pos jaganya yang terletak tidak jauh dari rumah Habib Munzir, Senin 16 September 2013, seperti dikutip okezone.com.

Habib selalu pulang malam dan keluar dari rumahnya saat Subuh. Hal itulah yang menyebabkan Firdaus sering bertemu dengan almarhum. Tidak hanya kepada satpam kompleks, lanjut Firdaus, Habib Munzir semasa hidup juga kerap membagikan uang kepada pemulung di wilayah itu. Tidak tanggung-tanggung, pria tampan dan santun itu menggelontorkan uang sejumlah Rp16 juta kepada empat orang pemulung. “Kemarin sebelum lebaran ada empat orang pemulung nungguin dia di sini. Terus dikasih Rp16 juta buat berempat. Sekarang dia sudah enggak ada, enggak ada lagi yang kayak gitu,” tutup Firdaus.

Sebelumnya diberitakan, Ulama karismatik, Habib Munzir Al Musawa meninggal dunia dalam usia 40 tahun, akibat sakit radang otak yang dideritanya. Beliau wafat pada hari Ahad 15 September 2013, sekitar pukul 15.00. di RS Cipto Mangunkusumo – Jakarta Pusat. [KbrNet/Slm]

Foto: KabarNet

Nasihat Habib Munzir Al Musawa Tentang Kematian

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: