KabarNet

Aktual Tajam

PDIP Anggap Serangan Amien Rais ke Jokowi Angin Lalu

Posted by KabarNet pada 27/09/2013

Jakarta – KabarNet: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak ambil pusing atas serangkaian pernyataan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, yang menyerang kader PDIP, yakni Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

“Berbagai kritik yang diberikan Amien Rais tidak akan mengubah kebijakan partai dan tidak akan mengubah Jokowi. Partai tetap akan terus konsisten di dalam menyiapkan calon pemimpin bangsa dan negara,” ujar Wasekjen PDIP Bidang Kesekretariatan, Hasto Kristyanto di Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Menurutnya, PDIP bangga memiliki kader seperti Jokowi. Bahkan model kepemimpinan Jokowi di Jakarta sangat berdampak positif bagi partainya.

“PDIP ikut bangga dengan model kepemimpinan Jokowi yang sangat sesuai dengan harapan Megawati Soekarnoputri. Kepemimpinan yang membumikan Pancasila melalui jalan Trisakti tersebut harus menjadi bagian dari kesadaran organisasi partai agar ke depan dihasilkan Jokowi-Jokowi lainnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan PDIP memiliki kebijakan tersendiri dalam menentukan capres dan cawapres 2014. Hal inilah yang tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun, khususnya Amien Rais.

“Megawati Soekarnoputri sangat yakin bahwa partailah yang melahirkan pemimpin. Karena itulah pernyataan pak Amien Rais tidak akan ditanggapi secara khusus,” ujarnya.

Selanjutnya, PDIP menilai serangkaian pernyataan bernada negatif Amien Rais terhadap Jokowi tidak tepat. Sebab pemahaman Amien soal rekam jejak Jokowi sangat sempit sehingga tidak bisa melihat sisi positif dari Jokowi.

Amien menyamakan Jokowi dengan mantan Presiden Filipina Joseph Estrada. Estrada terpilih sebagai Presiden hanya bermodal populer. Tetapi, Amien mengatakan kalau Estrada saat menjabat kerjaannya setiap malam hanya mabuk-mabukan hingga Estrada dilengserkan dan diganti oleh Gloria Macapagal Arroyo.

“Pernyataan pak Amien Rais yang membandingkan Jokowi dengan Presiden Estrada sangatlah tidak tepat. Pandangan pak Amien berangkat dari pemahaman yang sempit bahwa menjadi presiden adalah urusan orang per orang, dan hanya diukur dari basis elektabilitas,” ujar Hasto Kristyanto lagi.

Dia menjelaskan, untuk menjadi presiden adalah urusan bersama, karena itulah UU mensyaratkan harus diusulkan oleh Parpol atau gabungan parpol. Dengan demikian ada kebijakan kolektif yang harus diperjuangkan oleh capres sebagai pelaksanaan dari garis kebijakan Partai yang mencalonkannya.

“Karena itulah Partai yang mengusung capres pun ikut bertanggung jawab terhadap kinerja presiden jika terpilih,” imbuhnya.

Hasto mengatakan, Jokowi sendiri merupakan kader PDIP, sehingga PDIP akan selalu melindungi Jokowi dalam bentuk apapun, khususnya dalam mengawal kepemimpinan Jokowi di Jakarta.

“PDIP jelas ikut bertanggung jawab terhadap baik buruknya kepemimpinan Jokowi. Atas dasar hal tersebut persepsi positif rakyat terhadap Jokowi harus dilihat tidak hanya karena kinerja dan karakter kepemimpinan Jokowi yang menyatu dengan rakyat,” paparnya.

Lebih lanjut, Hasto menilai kinerja Jokowi di Jakarta sudah bisa dilihat dan dinikmati oleh masyarakat. Beberapa kebijakan itu adalah soal penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan soal pembenahan sungai.

“Kepemimpinan Jokowi bukanlah kepemimpinan individual sebagaimana pak Amien Rais. Kepemimpinan Jokowi merupakan buah dari pemahaman yang mendalam terhadap kondisi rakyatnya yang masih kesulitan untuk sekedar mendapatkan kehidupan yang layak secara kemanusiaan,” tandasnya.

Respon terhadap serangan Amien Rais juga datang dari Wasekjen PDIP Bidang Internal, Eriko Sotarduga, yang mempertanyakan serangan politikus senior PAN Amien Rais kepada Jokowi. Menurutnya, Amien seharusnya fokus mempersiapkan kader PAN untuk maju di Pilpres 2014.

“Menurut saya mohon ditanyakan Pak Amien Rais, kenapa kok tiba-tiba sangat perhatian dan mempersoalkan Pak Jokowi, lucu juga,” sindir Eriko di Gedung DPR, Senayan, Kamis (26/9/2013).

Sebagai politikus senior, lanjut dia, Amien seharusnya lebih fokus mempersiapkan kadernya untuk Pemilu dan Pilpres 2014. PDIP memiliki banyak kader yang siap dimajukan sebagai pemimpin nasional.

“Sebaiknya beliau lebih tepat mempersiapkan kadernya sendiri di internal untuk bisa diketengahkan dan dipersiapkan untuk menjadi calon-calon pemimpin ke depan, paling tidak PDI Perjuangan melalui ketua umum menunjukkan siap dengan banyaknya kader-kader muda untuk diketengahkan dan memimpin di berbagai posisi dan bidang,” ungkapnya.

Sebelumnya, saat memberi kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/9/2013), Amien menyamakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dengan mantan Presiden Filipina Joseph Estrada. Kesamaannya, menurut Amien, mereka dipilih karena populer.

Menurutnya, Estrada terpilih sebagai presiden karena popularitasnya sebagai bintang film di Filipina. Namun, kata Amien, ia hanya bertahan beberapa bulan memimpin Filipina setelah digulingkan melalui kudeta dan digantikan oleh Gloria Macapagal Arroyo.

“Joseph Estrada setiap malam kerjanya hanya mabuk, dan dia dipilih hanya berdasarkan popularitasnya,” ujar Amien.

Ia berharap Indonesia tidak memilih Jokowi sebagai presiden pada Pemilihan Presiden 2014 hanya karena popularitasnya. “Jokowi memang tidak separah Joseph Estrada, tapi jangan memilih dia karena popularitasnya saja,” kata Amien.

Amien mengungkapkan, saat dipimpin Jokowi, Solo merupakan salah satu kota termiskin di Jawa Tengah. Jokowi pernah menjadi Wali Kota Solo selama hampir dua periode, sebelum memutuskan bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. [KbrNet/adl – Source: Inilah.com]

7 Tanggapan to “PDIP Anggap Serangan Amien Rais ke Jokowi Angin Lalu”

  1. follower said

    Model orang munafik dan oportunis, ya Amin Rais ini….wkaka….
    Ngurusin tetangga, lah rumah tangga sendiri aja acak2an haha….

  2. wong solo2013 said

    Siapa bilang Solo dipimpin jokowi gak maju?. Makanya Min, jgn kebanyakan di jogja dan jakarta. Ane asli wong solo.

    Selama Jokowi pimpin di solo dan Rudy meneruskannya saat ini;

    1. Inflasi di solo terkendali……Mana ada daerah lain yg bisa beli nasi lengkap dgn uang Rp. 3.000-5000?
    2. Kerapihan dan keindahan kota solo, makin apik…
    3. Pasar dan pedagangnya maju dan bersih
    4. Pipanisasi limbah rumah tangga mulai tercentralisasi, agar air tanah sehat dan bisa diminum, artinya akan bisa hemat pengeluaran
    5. Birokrasi cepat, efektif dan mudah
    6. Sekolah bebas
    7. Kesehatan bebas
    8. Nyaman dan Aman
    9. Tetap ada Moll, tapi terkendali
    10.UMKM dan Dol2an laku keras
    11. Ngetop seantero Indonesia dan Dunia…
    12. Dll
    13. Yang pasti Amin Rais tersingkir dari solo….dan gak bakal dapet tempat dihati Rakyat Solo hehe….

  3. Maria Sitompoel said

    Semoga poros tengah jilid 2 terbentuk, Insya Allah.

  4. Machmud said

    min min……….ngaca min…..

  5. nih tolong dibaca nih
    biar pinter

    Mayoritas Media Massa Nasional Jadi Pelacur Pembentuk Opini Palsu Jokowi by @TrioMacan2000 – Chirpstory
    http://chirpstory.com/li/122525

  6. taUbat said

    SOAL SODETAN CILIWUNG-CISADANE, JOKOWI-RANO JADI RENGGANG?‏

    JUMAT, 24 JANUARI 2014 13:40

    JAKARTA, GATRANEWS – PEMERINTAH DKI JAKARTA BERKERAS HATI MENGGOLKAN SODETAN CILIWUNG – CISADANE. PROYEK YANG HAMPIR 15 TAHUN TERBENGKALAI ITU DITOLAK OLEH SEJUMLAH KEPALA DAERAH DI BANTEN, TERMASUK WAKIL GUBERNUR BANTEN, RANO KARNO. “HASIL PERTEMUAN KEMARIN BELUM KOMPLIT, BARU WADUK CIAWI DAN SUKAMAHI. KITA BELUM KETEMU, NANTI KALAU SUDAH BARU SAYA BICARA,” UJAR JOKO WIDODO (JOKOWI) DI BALAIKOTA JAKARTA, JL MEDAN MERDEKA SELATAN, JUMAT (24/1).

    AKIBAT SILANG PENDAPAT SODETAN CILIWUNG – CISADANE, BEREDAR KABAR HUBUNGAN JOKOWI DAN RANO KARNO RENGGANG. PADAHAL KEDUANYA BERNAUNG DALAM SATU KENDARAAN POLITIK, YAITU PDI PERJUANGAN. JOKOWI MENGATAKAN PIHAKNYA MASIH MENGUSAHAKAN BERTEMU DENGAN RANO KARNO, BUPATI DAN WALI KOTA TANGERANG. PEMBICARAAN SODETAN KEDUANNYA MASIH TERBATAS MELALUI SAMBUNGAN TELEPON. “YA BELUM KETEMU, KALAU KETEMU BARU KITA BICARA. KAMU (MEDIA) SAJA YANG SUKA SENENG NGOMPORIN SAMA NGIPAS-NGIPASIN PADAHAL PADAHAL KETEMU SAJA BELUM,” SANGGAH MANTAN WALI KOTA SURAKARTA TERSEBUT.

    JOKOWI, SEBELUMNYA BEBERAPA KALI MEMBANTAH SODETAN CILIWUNG – CISADANE HANYA MEMINDAHKAN BANJIR DARI JAKARTA KE BANTEN. SECARA TEKNIS, SODETAN DILENGKAPI DENGAN PINTU PENGATURAN UNTUK MEMECAH DEBIT AIR. KEPALA DINAS PU DKI JAKARTA MANGGAS RUDI SIAHAAN MENEGASKAN, SODETAN BUKAN MASALAH MEMINDAH BANJIR. LEBIH KEPADA KONEKSI ANTAR ALIRAN SUNGAI YANG DILENGKAPI DENGAN PINTU AIR DAN SISTEM MANAGEMEN AGAR TIDAK OVERFLOODED (BANJIR). “JADI DIA BUKAN SALURAN TERBUKA YANG BISA OVERFLOODED, TAPI MERUPAKAN SALURAN TEROWONGAN YANG DIATUR PINTU-PINTU AIR, JADI JANGAN SAMPAI TANGERANG ITU TERGENANG. JADI AIR BUKAN DIPINDAHKAN DAN BAGAIMANA KALI CILIWUNG DAN CISADANE BISA TERKONEKSI,” UJAR MANGGAS.

    SODETAN, RENCANANYA BERBENTUK TEROWONGAN BESAR ATAU DEEP TUNNEL SEPANJANG 1,2 KILOMETER. BERDASARKAN KAJIAN SEMENTARA BALAI BESAR CILIWUNG CISADANE, DENGAN ADANYA SODETAN, MAKA DEBIT AIR DI CILIWUNG-KATULAMPA DARI 780 METER KUBIK PER DETIK BERUBAH MENJADI 490 METER KUBIK PER DETIK. KEMUDIAN, DEBIT AIR DI CISADANE-EMPANG BERUBAH DARI 810 METER KUBIK PER DETIK MENJADI 970 METER KUBIK PER DETIK SERTA CISADANE-PASAR BARU BERUBAH DARI 1.600 METER KUBIK PER DETIK MENJADI 1.900 METER KUBIK PER DETIK.

    (*/ZAK)

    ===========================

    Masing2 saling menonjolkan Egois padahal dari naungan kader Partai yang sama, tapi ketuanya tidak memberikan solusi … (heran)

    Kedepannya pililah Partai yang mementingkan rakyat …. (sejahtera)

  7. Anonim said

    jangan sembarangan ngomong ya pak amin raiiiiis yg terhormat..saya orang solo.dan apa latar belakang anda menyebut solo kota termiskin di jaea tengah saat dipimpin pak jokowi,??solo memiliki mall2 besar,apartemen,hotel,t4 wisata,kota belanja,kraton,kampus2 terkemuka… jgn2 anda gak tau y solo tu yg mana??latar belakang anda apaa tuan terhormaatt???

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: