KabarNet

Aktual Tajam

Nabi Muhammad dalam Kitab Wedha

Posted by KabarNet pada 22/01/2014

DR. Ved Prakash Upaddhay dari Alahabad University, India, dalam bukunya berjudul “Muhammad in the Hindu Scriptures”, mengupas tentang kriteria yang disebutkan dalam kitab suci kaum Hindu, Wedha, tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” [Petunjuk Yang Maha Agung]. Dalam buku tersebut memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, karena sebenarnya Nabi Muhammad adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

Prof. Ved Prakash sang penulis buku yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku.

Dalam kitab suci Wedha disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di Jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya TUHAN sedangkan YAHKAT artinya ANAK LELAKI atau HAMBA yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.

Dengan demikian kata SYAHUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Semua orang tahu bahwa nama ayah Nabi Muhammad adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.

Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Nabi Muhammad didatangi malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu dari Allah.

Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan KALKY AUTAR seekor tunggangan yang larinya sangat cepat yang membawa KALKY AUTAR mengelilingi tujuh lapis langit. Hal itu sesuai peristiwa ISRA’ MI’RAJ, dimana Nabi Muhammad dalam perjalannya mengendarai Buroq.

Kitab Wedha, kitab suci umat Hindu yang usianya sudah 2.500 tahun lamanya, sejak lahirnya Sang Sidharta Gautama (623-543 SM), bahkan mungkin lebih lama lagi. (Hindu usianya lebih tua daripada Budha, sedangkan Sidharta Gautama adalah pembawa agama Budha). Didalam kitab Wedha pun tertulis: “Hai sekalian manusia, dengarkanlah berita penting ini. Nanti aku bangunkan seorang laki laki yang terpuji diantara manusia”.. Laki-laki terpuji dalam bahasa Arab disebutkan “MUHAMMAD”.

Source:

Title          : Muhammad in the Hindu Scriptures
Author      : Dr. Ved Prakash Upaddhay
Binding    : Paperback, 167 pages
Publisher : A. S. Noordeen

[KabarNet/MG/Slm]

2 Tanggapan to “Nabi Muhammad dalam Kitab Wedha”

  1. Subhanallah, Allah SWT akan menunjukan akan kekuasaannya.

  2. barifbrave said

    Minta link download ebooknya donk

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: