KabarNet

Aktual Tajam

Jakarta Banjir! Siapa Suruh Jokowi Datang Jadi Gubernur

Posted by KabarNet pada 23/01/2014

Jakarta – KabarNet: Tidak ada ceritanya, banjir dan macet yang terjadi di Jakarta, tidak meminta pertanggungjawaban pemerintah Jakarta, dalam hal ini Gubernur DKI. Tidak salah, tuntutan karena banjir dan macet ini dialamatkan ke Joko Widodo atau Jokowi.

Harus diakui, awal kemunculan Jokowi yang menggandeng Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, membuka harapan publik untuk Jakarta Baru (sesuai motto kampanyenya).

Gaya kepemimpinan yang berbeda dengan pendahulunya Fauzi Bowo atau Foke, dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai nilai plus buat Jokowi. Banyak yang kemudian memuji Jokowi hingga secara terang-terangan mengusung Jokowi sebagai Capres 2014.

Tidak ada yang salah dengan apresiasi publik seperti itu. Ingat, sebelum Pemilu 2004 kondisi serupa juga terjadi pada SBY. Simpati publik luar biasa karena SBY diidentikkan sebagai korban politik Presiden Megawati saat itu. Kalau mau disamakan, saat itu Mega seperti Foke, sementara SBY seperti Jokowi.

Namun, seiring dengan berjalannya pemerintahan provinsi di DKI, salahkah publik kalau kini banyak yang mempertanyakan kerja Jokowi? Salahkah kalau publik menghujat Jokowi?

“Memang dalam situasi banjir saat ini pastilah gubernur DKI Jakarta menjadi sasaran. Tentu ini memang kita harus melihat obyektif. Momen ini dimanfaatkan pihak-pihak yang belum menerima dengan baik Pak Jokowi-Ahok. Permasalahan Jakarta tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu 15 bulan,” kata Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga membela.

Jangankan 15 bulan, lima tahun saja membenahi Jakarta tidak akan bisa. Bukan persoalan waktu yang seharusnya dipermasalahkan. Tapi ini persoalan menyelesaikannya. Jangan meminta publik untuk memaklumi Jokowi-Ahok karena baru satu tahun pimpin Jakarta. Bukan itu inti persoalannya.

Tidak pernah terjadi, persoalan-persoalan Jakarta tidak melibatkan gubernur Jakarta. Banjir Jakarta pada 2011, hampir seluruh warga Jakarta menghujat Foke sebagai gubernur. Tidak ada yang salah. Walau, harus diakui bahwa Foke juga telah melakukan banyak hal seperti pembangunan banjir kanal. Tapi ternyata itu tidak cukup.

Jokowi juga melakukan banyak hal. Normalisasi waduk Ria Rio dan Pluit. Tapi toh masih banjir. Tidak ada yang salah kalau publik menghujat Jokowi, karena itulah Jakarta.

Perlulah bagi para pendukung fanatik Jokowi untuk membiarkan mantan wali kota Solo ini bekerja di Jakarta. Proyek-proyek jalan layang non tol (JLNT) Casablanca maupun Antasari, adalah produk Foke yang pembangunannya berakhir di era Jokowi.

“Jokowi adalah tokoh politik yang cemerlang. Dia punya kesemptan emas menjadi gubernur yang sukses, dan mungkin menjadi pemimpin nasional suatu saat nanti. Sayangnya, Jokowi tersandera oleh wacana pencapresan yang terlalu awal. Dia tersandera pendukung-pendukungnya sendiri, yang tidak sabaran ingin segera “ngatur negara”,” ujar Wakil Ketum PAN Drajad H Wibowo, beberapa saat lalu.

Mendukung seseorang untuk menjadi pemimpin, juga harus realistis. Kata Direktur Eksekutif Politic Communication (Polcomm) Institute, Heri Budianto, jangan sampai kita menganggap Jokowi sebagai “manusia setengah dewa yang tidak boleh dikritik”. Ini membahayakan bagi demokrasi juga.

Seorang warga DKI bernama Sedek Bahta, yang saat pilgub mendukung penuh Jokowi, juga realistis melihat kondisi sekarang.

“Saya dulu fans dan pendukung Jokowi. Tapi dengan kinerjanya yang begini ya kita enggak bisa diam begitu saja dong. Dia pikir gubernur Jakarta itu gampang. Dia pikir menyelesaikan macet dan banjir dengan modal blusukan saja cukup,” katanya.

Persoalan banjir, bukan lagi hanya mengandalkan citra saja. Blusukan boleh asalkan punya arti. Jokowi harus realistis, membangun Jakarta harus bersama.

Selama ini, dicitrakan proyek-proyek Jakarta adalah produk Jokowi. Padahal proyek-proyek tersebut adalah inisiatif para gubernur sebelumnya, yang kini dilanjutkan oleh Jokowi. Pemerintah mana yang mau hasil karyanya diklaim oleh yang lain? Itu yang harus disadari.

“Mudah-mudahan hujan dua hari ini menjadi wake up call bagi pendukung-pendukung Jokowi. Berpolitik itu perlu proses. Tidak bisa instant. Saya tahu betul, karena saya akademisi dan profesional di bidang keuangan, yang juga menjadi unsur pimpinan parpol. Lihat juga pengalaman Bush, Clinton, Obama bahkan Merkel dan Putin. Ada tahapan-tahapannya. Saya juga ingin mas Jokowi berhasil memperbaiki Jakarta kita bersama,” jelas Drajad Wibowo.

Menjadi gubernur Jakarta memang ‘spesial’. Jangan harap akan terus dipuji. Siapa suruh datang (menjadi gubernur) Jakarta. [KbrNet/Inilah.com/adl]

20 Tanggapan to “Jakarta Banjir! Siapa Suruh Jokowi Datang Jadi Gubernur”

  1. ahmad said

    anda datang dgn pencitraan keeberhasilan membangun solo, anda di elu2kan seakan apapun program anda akan berhasil, anda di back up oleh para investor dgn pendanaan yg kuat…….tapi lupakah anda pada saat sepertiga malam Allah turun ke langit bumi dan melihat hamba2nya yang khusuk tahajjut….apa yang anda lakukan…di malam tahun baru…anda.menutup jl protokol ibu kota,mengumpulkan para pemusik dan penari, mencampur adukkan laki2 dan perempuan dan berpesta kesetanan semalam suntuk……dengan kekuasaan dan keahlian yang Allah berikan kepada anda……apakah pantas anda durhaka kepadaNya. sebelum anda meletakkan kekuasaan Allah diatas kekuasaan anda jgn harap program2 anda akan berhasil.

  2. PERATURAN said

    Peraturan No 1:
    Tuhan Pencipta Alam Semesta TAK MUNGKIN SALAH.

    Peraturan No 2:
    Jokowi (oleh simpatisan2 tololnya) dianggap BAGAIKAN TUHAN.

    Peraturan No 3:
    Kalau Jokowi ‘bersalah’, silahkan merujuk ke Peraturan No 1 & 2 di atas.

    Selesai.

  3. Jokowi said

    tuhan boleh dikecam.
    nabi muhammad boleh dikecam
    para nabi boleh dikecam
    yesus boleh dikecam
    sang buddha boleh dikecam
    dewa2 hindu boleh dikecam
    khonghucu boleh dikecam
    siapa pun di dunia dan di akhirat boleh dikecam

    tapi…

    JOKOWI TIDAK BOLEH DIKECAM.

    (ingat2 itu)

    Sudah mengerti?

    Masak ga paham juga sih?

  4. Jokowi said

    Ketahuilah para Pembaca yg budiman, bahwa:

    Allah Sub-hanahu wa Ta’ala MAHA BENAR

    Jokowi SELALU BENAR

    Jadi ‘Allah SWT & Jokowi’ ga boleh disalahkan, ga boleh dikritik, ga boleh dikecam (karena tak mungkin berbuat salah)

    (ingat2 itu)

    Sudah paham?

    Masa ga ngerti sih?

  5. TANYA said

    Kenapa “Dewa Jokowi” ga boleh dikecam???

  6. noname said

    pada sirik sama JOKOWI hahahahahahahahaha

  7. Nurul said

    Saudara anda yang sangat2 menyembah manusia, yang sangat berharap barangkali jakowi bisa menjadi Presiden, mungkin anda sosok yang bermental Gedibal bakalan beruntung yeah,

  8. Nurul said

    Sejak awal jakowi sudah bisa diduga bagaimana kinerjanya mantan wali-kota Solo yang bermasalah bisa membawa Jakarta seperti New York, mimpi kalee yeah,
    kalau popularitas jakowi sebagai manusia karbitan dengan bahasa Liberal sebagai Wali-kota terbaik di Dunia,,,,,,,,,,,,,,,,,??
    Siapa dulu dong yang mempopulerkan Jakowi di Eropa,,,,,,,,,,,,,!!

  9. zatjuli said

    Pertanyaan sederhana saja. Kalo bukan Jokowi, Lalu siapa yang Pantas?. Coba ente2 pada ajukan nama2nya?. Cuma bisa mengkritik, tapi gak punya solusi. Coba sekarang sekali lagi ajukan Nama-nama CALON PEMIMPIN NEGERI INI YANG BISA MEMBAWA INDONESIA MENJADI LEBIH BAIK….

  10. Syirik, khurafat, yang mempertuhankan si jokowi yang tidak boleh dikritik, kita tunggu aja Jakarta akan lebih besar dapat musibah, mudah-an (tidak) dan manusia karbitan itu cepat berlalu dan sadar akan kekeliruannya pada pesta kesetanan di tahun baru yang lalu.

  11. Jokowi-Ahok bukan outsourching biasa. Mereka adalah proyek maha galau. Cocoknya memang untuk suasana mahagalau pula. Selagi keadaan dibiarkan galau, proyek outsourching ini akan merajalela terus.
    Pembentukan opini publik sangat dipentingkan, dan memang itulah bagian terpenting politik. Siapa yang akan mengimbangi?
    Media mana yang bermodal?

  12. entebahlul said

    mau ngomong apa kek loe2 pade…..EGP…..kita liat aja di Pilpres bulan Juli nanti hehe….siapa yg menang. Yang pasti bukan Riziq hehe….kagak mampu die

  13. zatjuli berkata
    24/01/2014 pada 07:18

    Pertanyaan sederhana saja. Kalo bukan Jokowi, Lalu siapa yang Pantas?. Coba ente2 pada ajukan nama2nya?. Cuma bisa mengkritik, tapi gak punya solusi. Coba sekarang sekali lagi ajukan Nama-nama CALON PEMIMPIN NEGERI INI YANG BISA MEMBAWA INDONESIA MENJADI LEBIH BAIK….

    #

    Jokowi tdk pantas!

    —>>> A HOK lebih pantas!

  14. noname said

    bos bukan ga boleh kritik tp coba objektif dong, masalah jakarta kan banyak mana mungkin dalam 5 thn selesai, tp kalo kita mau fair perubahan ada kok, trus sebagai pemimpin jokowi ahok mau turun dan peduli dng warga DKI jd ente yg ga suka jokowi jg kudu fair jng subyektif, pasti ente sirik kan, dengki kan liat warga DKI lebih banyak yg dukung Jokowi Ahok hahahahahahahahahaha, daerah laen aja pd mimpi mau punya pemimpin spt DKI, kalo ente ga suka udah cepet2 pindah aje ke propinsi laen hihihihihihihihihhi

  15. taUbat said

    Pemberitaan di media2 sekarang baik yang besar maupun yang kecil sama saja hanya mencari objek berita yang membuat sensasi saja ( laku )

    Sebagiannya seperti statment Ruhut Sitompul dan blusukan Jowowi menjadi laris terjual.

    Yang menjadi korban adalah masyarakat versinya diplintir oleh media, menempatkan pemberitaan pada sosok figur tidak sebagai mana mestinya yang terjadi akhir2 ini (tahun politik) semestinya :

    1. Hukum pada Kebijakan
    2. Politik pada Elektabilitas
    3. Kinerja pada Hasil.

    Tapi media membolak-balik berkepentingan dengan caranya, dapat menaikkan atau menurunkan pamor (elektabilitas)

    Wani Piro ……

  16. taUbat said

    JOKOWI : GUBERNUR DKI LEBIH COCOK DI JABAT OLEH MONYET!

    22/01/2014 18:38:00

    .KASKUS.CO.ID – JOKOWI TAMPAK KUSUT KETIKA TIM BERITA WARAWIRI MENGHAMPIRINYA PAGI INI. DENGAN WAJAH LESU AKHIRNYA JOKOWI BERSEDIA DI WAWANCARA OLEH TIM WARAWIRI. BERIKUT PETIKAN WAWANCARA TIM KAMI DENGAN JOKOWI PAGI INI (22/1/2014)

    W: ADA APA PAK JOKOWI? KENAPA BAPAK TERLIHAT BEGITU LESU?
    J : SAYA SANGAT PRIHATIN DENGAN BANJIR KALI INI. SEPERTINYA MEMANG BANJIR INI SUDAH MENJADI HAL YANG SANGAT KERAMAT BAGI DKI JAKARTA. PANTES SAJA GUBERNUR DKI SEBELUMNYA TIDAK ADA YANG SERIUS MENGURUSI BANJIR.

    W: APAKAH PAK JOKOWI INGIN MENYALAHKAN GUBERNUR SEBELUMNYA?
    J : TIDAK! SAMA SEKALI NDAK LAH! SETELAH MELIHAT KENYATAAN DI LAPANGAN SEKARANG SAYA PAHAM MENGAPA GUBERNUR SEBELUMNYA TIDAK BERBUAT BANYAK UNTUK MENGATASI BANJIR DI IBUKOTA INI. DAN MUNGKIN MEMANG SEMUA GUBERNUR DKI HARUS SEPERTI ITU.

    W : MAKSUDNYA BAGAIMANA PAK?
    J: GINI LOOO MAS, GUBERNUR SEKARANG MELARANG TOPENG MONYET SEMUA PADA RIBUT, SAMPAI MASUK KORAN, MASUK TV NGURUSI TOPENG MONYET. BAHKAN SAMPAI JADI BAHAN PEMBICARAAN TALK SHOW TV SWASTA NASIONAL. LAH WAKTU GUBERNUR SEKARANG MELARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN APALAGI BUANG SAMPAH KE KALI, GAK ADA TUH TV YANG BUAT ACARA TALK SHOW KHUSUS TENTANG ITU?

    W. ARTINYA APA PAK?
    J : YA ARTINYA WARGA JAKARTA INI LEBIH CINTA MONYET DARIPADA DIRINYA SENDIRI. KAYAKNYA KALAU URUSAN MONYET SEMUA ORANG JADI RIBUT SAMPAI MUSTI TALK SHOW GITU DAN JADI BAHAN DEBAT SEGALA. BAHKAN ADA TOKOH BETAWI YANG DULU MENDUKUNG GUBERNUR MALAH IKUT KEBAKARAN JENGGOT GARA – GARA TOPENG MONYET DI LARANG!

    W: JADI BAGAIMANA MENURUT PAK JOKOWI GUBERNUR YANG COCOK MEMIMPIN JAKARTA?
    J : JADI MELIHAT SITUASI INI, SAYA MALAH MIKIR BAHWA GUBERNUR JAKARTA INI HARUSNYA DI JABAT OLEH MONYET SAJA. MUNGKIN KALAU MONYET YANG NGOMONG JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN, JANGAN BUANG SAMPAH KE GOT, PARIT, SUNGAI. JANGAN BANGUN RUMAH DI PINGGIR KALI, WARGA JAKARTA AKAN LEBIH MENDENGARLKAN. BAHKAN MUNGKIN AKAN DI BUAT ACARA TALK SHOW NYA SEGALA.

    W: BAPAK MENYALAHKAN WARGA JAKARTA ?
    J : GAK! SIAPA BILANG? YANG SAYA SALAHKAN MONYET! KEBETULAN MONYETNYA NYAMAR JADI MANUSIA,BAHKAN SAMPAI ADA YANG DAPAT KTP DKI JAKARTA. DIA MONYET TAPI NGAKU MANUSIA DAN PENGEN DI PERLAUKAN SEPERTI MANUSIA TAPI YA ITU TINGKAHNYA TETEP SEPERTI MONYET!

    W: WAH, MASAK MONYET SIH PAK ?
    J : YA KAN CUMA MONYET SIH YANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN? KAMU SENDIRI BUANG SAMPAH SEMBARANGAN GAK?

    W: WAH, GAK DONG PAK! SAYA KAN BUKAN MONYET!
    J : OH BAGUS ITU! SAMPEAN PERNAH LIHAT WARGA BUANG SAMPAH SEMBARANGAN GAK?

    W: SERING PAK, MAKANYA KALI PADA PENUH SAMPAH SEMUA
    J: NAH YANG KAMU LIHAT ITU MONYET BUKAN WARGA. SEKARANG KAMU HITUNG SAJA BERAPA BANYAK YANG BEGITU DI JAKARTA?

    W: BANYAK PAK!
    J : ITU MAKANYA SAYA BILANG JUGA APA! PANTES PADA RIBUT MASALAH TOPENG MONYET TOH? BAHKAN KEMARENGARA GARA TOPENG MONYET GUBERNUR KOK SAMPAI DIKATAIN GUBERNUR TOPENG MONYET (BACA DISINI). BARU SEKARANG SAYA NGERTI BAHWA TERNYATA PERNYATAAN ITU BENER. KAN KALAU DI KATAIN GUBERNUR TOPENG MONYET, BERARTI YANG DI PIMPIN MONYET KAN? KALAU YG NGEJEK ITU WARGA JAKARTA JUGA, BERARTI DIA MONYET SENIOR. CUMA SAYA GAK HABIS PIKIR SEKARANG MONYET KOK MAKIN EKSIS SAJA
    SAMPAI BISA JADI KETUA KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA (KSPI). PANTES SELALU DEMO MINTA NAIK UPAH SAMBIL NYAMPAH DI BALAIKOTA HAHAHA… BARU NGEH SAYA SEKARANG! (TERTAWA TERPINGKAL – PINGKAL)

    W. WAH KOK JADI BAHAS MONYET PAK, APAKAH KITA BISA FOKUS LAGI MASALAH PENANGAN BANJIR?
    J: YA ITU DIA, APAPUN YANG AKAN DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH, SEMUA ITU PERCUMA SAJA SELAMA MONYET – MONYET YANG SEMAUNYA ITU MASIH GAK BISA DI ATUR, BANJIR TIDAK AKAN PERNAH SELESAI. BUKAN MASALAH BANJIR SAJA KOK, ITU MONYET – MONYET JUGA BANYAK BERKELIARAN DI JALANAN, PARKIR SEMBARANGAN POKOKNYA SUSAH DI BUAT NURUT.

    W: JADI SOLUSINYA GIMANA PAK?
    J : YA CUMA ITU SAYA PIKIR. PILIH MONYET AJA JADI GUBERNUR DKI

    W: KOK SAMPAI BEGITU PAK?
    J : YA MAU GIMANA LAGI? COBA LIHAT DI TV, DI KASKUS SEMUA PADA NYALAHIN GUBERNUR KAN? BAHKAN PAKAR – PAKAR PADA SIBUK MEMINTA GUBERNUR DKI JANGAN NYAPRES. LOO YANG MAU NYAPRES SIAPA COBA? SEHARUSNYA PENGAMAT ITU MBOK YA MENGEDUKASI MASYARAKAT SUPAYA JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN. TAPI INI MALAH NGOMONGIN HAL GAK PENTING!

    SELAMA MASIH MANUSIA YANG MENJABAT GUBERNUR DKI PASTI SEMUA SUSAH DILAKSANAKAN. BANYAK MONYET YANG HARUS DI HADAPI. YANG DI KOMNAS HAM, YANG DI DRPD, YANG DI DPR, YANG MUNCUL DI TV – TV ITU. ITU SEMUA MBAH – MBAH NYA MONYET YANG GAK TERIMA KALAU MONYET DI SALAHKAN! GUBERNURNYA MAU MEMANUSIAKAN MONYET YANG DI KALI MASUK KE RUMAH SUSUN AJA SUSAH BANGET. PADAHAL DI KASIH NYAMAN LOOO YA? LALU ITU MBAHNYA MONYET BAWA – BAWA HAM (HAK AZASI MONYET) SEGALA. YA SUDAH KALAU TETEP MAU JADI MONYET KITA MAU NGOMONG APA LAGI. MAKANYA SAYA NGOMONG TADI PILIH MONYET – MONYET ITU SAJA JADI GUBERNUR! PASTI BERES. SESAMA MONYET KAN BISA LEBIH SALING MENGHARGAI TOH?

    DEMIKIAN HASIL WAWANCARA TIM WARAWIRI DENGAN PAK JOKOWI (JOKO WIDODI), ABANG TUKANG BAKSO DARI PASAR MINGGU!

    2564528 | ANTIKEKERASAN | KASKUSER

  17. taUbat said

    TERKESAN CARI PROYEK, WADUK DIBANGUN SEMENTARA SITU YANG ADA TERLANTAR

    SELASA, 28 JANUARI 2014 | 09:08 WIB

    BOGOR – CAHAYAREFORMASI.COM – BERBAGAI MACAM TEROBOSAN DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH DIDALAM MENGATASI BANJIR, DIANTARANYA DENGAN MEMBANGUN WADUK.

    NAMUN SANGAT DISAYANGKAN, SEHARUSNYA DISAMPING PEMBANGUNAN WADUK BARU, HENDAKNYA PEMERINTAH DAERAH MAUPUN PUSAT LEBIH MEMPRIORITASKAN PERAWATAN TERHADAP SITU-SITU YANG ADA.

    BERDASARKAN CATATAN, SETIDAKNYA TERDAPAT 131 SITU YANG TIDAK TERAWAT DIANTARA 204 SITU YANG ADA DI JABODETABEK.

    DENGAN TIDAK TERAWATNYA SEBAGIAN BESAR SITU TERSEBUT, PEMBANGUNAN WADUK BARU TERKESAN HANYA MENCARI PROYEK, MELIHAT BEGITU BESARNYA ANGGARAN YANG DIKELUARKAN, YAITU RP 1,9 TRILIUN OLEH PEMERINTAH PUSAT DAN RP 105 MILIAR OLEH PEMPROV DKI JAKARTA.

    ”SITU DIBIARKAN, KATANYA TIDAK ADA BIAYA. TETAPI KENAPA MALAH BANGUN WADUK?” UJAR PAKAR LANSKAP NIRWONO JOGA DI JAKARTA, SENIN (27/1).

    MENURUT NIRWONO, ANGGARAN SEBESAR ITU SEBAIKNYA UNTUK MENGERUK, MELEBARKAN DAN MELAKUKAN PENGHIJAUAN TERHADAP 204 SITU YANG ADA.

    PADAHAL, JIKA 204 SITU YANG DIPERKIRAKAN LUAS KESELURUHANNYA 998 HEKTAR, DAPAT MENAMPUNG AIR MINIMAL 20 JUTA METER KUBIK.

    DISISI LAINNYA, PEMDA SETEMPAT DENGAN MUDAH MENERBITKAN IMB PENDIRIAN HUNIAN DI SEKITAR SITU, DISAMPING ADANYA RENCANA PEMERINTAH PUSAT YANG AKAN MELAKUKAN SERAH KELOLA SITU DARI PUSAT KE DAERAH.

    ”PEMERINTAH DAERAH TURUT MEMBIARKAN KERUSAKAN SITU, KOK MALAH MAU DIKASIH KEWENANGAN,” KATANYA.

    CARE

  18. taUbat said

    JOKOWI : AWAL FEBRUARI MULAI BANGUN WADUK CIAWI

    SELASA, 28 JANUARI 2014 14:50 WIB

    JAKARTA – KLUGET.COM – GUBERNUR DKI JAKARTA JOKO WIDODO SETELAH MENGETAHUI KONDISI CISADANE TIDAK MUNGKIN MENERIMA AIR DARI CILIWUNG, GUBERNUR DKI JAKARTA JOKO WIDODO KINI FOKUS DALAM DUA PROYEK BESAR. PROYEK-PROYEK PEMBANGUNAN TERSEBUT DIHARAPKANNYA DAPAT MENANGGULANGI BANJIR YANG SELALU MERENDAM DI HAMPIR SELURUH WILAYAH IBU KOTA.

    OLEH KARENA ITU, PEMPROV DKI JAKARTA BERSAMA PEMERINTAH PUSAT YAITU KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM (PU), MEMASTIKAN UNTUK MEMBANGUN WADUK CIAWI DAN SUKAMAHI. DIRENCANAKAN BAHWA PEMBANGUNAN DUA WADUK ITU TELAH BERLANGSUNG LAMA. SEHINGGA, PEMPROV DKI JAKARTA TINGGAL MEMBEBASKAN LAHANNYA SERTA KEMENTERIAN PU AKAN MEMBANGUN WADUKNYA.

    JOKOWI MENGATAKAN JIKA WADUK CIAWI PADA AWAL FEBRUARI INI AKAN DIMULAI PEMBUATANNYA. “IYA MULAI AWAL FEBRUARI INI AKAN KITA MULAI 2 WADUK. LAHANNYA SUDAH DIBEBASKAN KARENA DILAKUKAN DENGAN ALAT SENDIRI JADI ANGGARANNYA HANYA BUAT TRAKTOR,” UCAP JOKOWI KEPADA WARTAWAN DI BALAIKOTA, JAKARTA PUSAT, SELASA (28/1/2014).

    DIRINYA MEMASTIKAN, UNTUK PEMBEBASAN TANAH AKAN LANGSUNG SELESAI TAHUN INI JUGA. NANTINYA BILA SUDAH JADI, WADUK TERSEBUT PUN AKAN MENJADI MILIK DKI. NAMUN PASTINYA, HAL ITU AKAN DIBICARAKAN DAHULU DENGAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM (PU) MENGINGAT INI MERUPAKAN PROYEK BERSAMA.

    MANTAN WALIKOTA SOLO INI JUGA MENGUNGKAPKAN PENANGANAN MASALAH WARGA YANG TERKAIT RELOKASI TERKENA SODETAN. ” TADI KAN KUMPUL KEMENTRIAN PU, WALIKOTA CAMAT DAN LURAH MEMBAHAS TENTANG RELOKASI WARGA YANG TERKENA SODETAN CILIWUNG, NANTI ADA RUSUN DI CIBESUT, DI KOMARUDIN DAN SISANYA NANTI DI JATINEGARA,” UNGKAP JOKOWI.

    HAFYZ | TIARA

  19. taUbat said

    JOKOWI DIKRITIK SOAL BANJIR, PDIP PASANG BADAN

    RABU, 5 FEBRUARI 2014 13:08

    MERDEKA.COM – PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) GERAH DENGAN LAWAN POLITIK YANG MENJADIKAN BANJIR JAKARTA SEBAGAI ALAT UNTUK MENJATUHKAN POLITIKUS PDIP YANG MENJABAT GUBERNUR DKI JAKARTA, JOKO WIDODO (JOKOWI). NAMUN MENURUT WASEKJEN PDIP, HASTO KRISTIYANTO, SEBAIKNYA KRITIKAN ITU DITUJUKAN UNTUK MEMBANGUN BUKAN SERANGAN TERHADAP INDIVIDU.

    “PDIP AKAN CIPTAKAN KANALISASI, AGAR KRITIK BUKAN ORANG PER ORANG. TAPI KONSEPSI MENJALANKAN PEMERINTAHAN KE DEPAN. SEBAIKNYA SELURUH KRITIK DILAKUKAN DENGAN PROGRAM-PROGRAM LEBIH BERMAKNA POSITIF DARIPADA YANG SIKAP PERSONAL. PDIP SADARI PERSOALAN POLITIK BUKAN SEMATA PERSOALAN POPULARITAS TAPI MANDIRI,” UJAR HASTO SAAT DIHUBUNGI WARTAWAN, JAKARTA, RABU (5/2).

    HASTO MENGAKUI, PERSOALAN BANGSA TIDAK BISA DIRAMPUNGKAN HANYA SEKADAR MENGANDALKAN SATU ATAU DUA FIGUR. TETAPI, KEBERSAMAAN DALAM MEWUJUDKAN BANGSA INDONESIA YANG BERMARTABAT DAN MEMILIKI KEMANDIRIAN.

    “KALAU INDONESIA INI SAMPAI SEKARANG BUKAN PADA FIGUR TAPI KITA KOLEKTIF BERSAMA, BAGAIMANA MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL, BERKETUHANAN, MUSYAWARAH MUFAKAT,” TERANG HASTO.

    “MAKA TAHUN PENENTUAN INI MARI UNTUK AGENDA PERUBAHAN KE DEPAN. SEHINGGA KONSEPSI KEPEMIMPINAN TIDAK BERGANTUNG PADA PRESIDEN SEMATA, TAPI KONFIGURASI DARI ARSITEKTUR KABINET, KEKUATAN DI PARTAI POLITIK, SEPERTI NU DAN MUHAMMADIYAH DAN LAIN-LAIN,” TANDASNYA.

    MUHAMMAD SHOLEH

  20. Bagus ada Jokowi yang jadi sasaran tembak jadi warga DKI tidak usah dendam terhadap warga lain

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: