KabarNet

Aktual Tajam

Luar Biasa! Popularitas Jokowi Kian Tak Tertandingi

Posted by KabarNet pada 04/03/2014

Setelah kesuksesan politik pencitraan ala SBY sepuluh tahun lalu, kini muncul politik pencitraan gaya baru. Kali ini melibatkan dukungan masif semua media baik cetak, elektronik, online, maupun sosial.

Adalah jokowi yang digadang-gadang untuk jadi presiden dan diblow-up habis-habisan oleh media-media mainstream. Dukungan secara masif itu bisa dibilang tidak wajar karena jokowi yang adalah seorang muslim justru tidak “laku” di media Islam seperti voa-islam, arrahmah, suara-islam, dll. Bukankah kalau seorang muslim sangat luar biasa dalam memimpin, maka media-media muslim justru akan ikut memberitakannya dengan bombastis? Tapi bukannya diberitakan secara bombastis, jokowi justru diberitakan secara negatif di media-media muslim tersebut.

Keanehan ini ditambah dengan adanya informasi bahwa kebanyakan media mainstream terindikasi dibayar untuk pencitraan jokowi. Menurut informasi, media-media tersebut adalah:

  1. First Media Grup (beritasatu1.TV beritasatu.com, suara pembaruan, Jakarta Globe, Suara Pembaruan, The Straits Times, Majalah Investor, Globe Asia, The Peak, Campus Asia, Student Globe, Kemang Buzz, Campus Life, Termasuk Beritasatu FM. First Media Grup adalah milik James Riady (Lippo Grup), konglomerat yang bersahabat baik dgn Bill Clinton dan terlibat Lippo Gate yg terjadi di AS, ketika James Riady cs tertangkap memberikan dana politik illegal jutaan dollar kepada timses capres Demokrat Bill Clinton untuk pemenangan Clinton pada pemilihan Presiden AS. Uang sumbangan James Riady cs itu kemudian terbukti berasal dari China Global Resources Ltd, sebuah perusahaan kedok milik China Military Intelligence (CMI).
  2. Media lain yang dikontrak mahal untuk pencitraan palsu Jokowi adalah Detik Grup. Ngakunya milik Chairul Tanjung alias CT, tapi sebenarnya milik Salim Grup. Detik.com Setiap hari, detikcom memuat berita tentang pencitraan palsu Jokowi puluhan bahkan kadang lebih 100 berita. Chairul Tanjung hanya dipinjam nama dan bertindak untuk dan atas kepentingan Antony Salim (Salim Grup).
  3. Kompas /Gramedia Grup memang tidak segila detikcom siarkan Jokowi, tapi tetap punya KANAL BERITA KHUSUS untuk mempromosikan Jokowi dan Ahok. Diprediksi menjelang masa pilpres 2014, Kompas dan Gramedia Grup akan habis – habisan mendukung Jokowi – Ahok karena sejalan dengan misi medianya, pelemahan Islam di Indonesia.
  4. Jawa Pos Grup. Tidak melibatkan semua media milik Dahlan Iskan yang jumlahnya 185 TV, Koran, Online media, dll itu. Sekitar 40% JawaPos Grup dikontrak. Namun, dipastikan jika Dahlan Iskan mau sebagai capres, Jawa Pos Grup tidak akan terlalu mendukung Jokowi kecuali mendapat permintaan khusus dari Chairul Tandjung, tokoh yang merekomendasikan Dahlan Iskan ke Presiden SBY untuk ditunjuk sebagai Menteri BUMN tahun 2011 lalu.
  5. Yang paling gencar jilat Jokowi adalah Koran Rakyat Merdeka. Ada saja berita (palsu) istimewa tentang Jokowi. Kontraknya puluhan Milyar.
  6. Tempo (majalah dan Online) adalah media pelopor yg orbitkan Jokowi dengan penghargaan “10 Tokoh Terbaik (penghargaan abal-abal), hanya karena bisa pindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL), itu pun dilakukan setelah hampir setahun bolak balik mengunjungi dan mengundang PKL makan bersama. Fakta terakhir, PKL Solo kembali ke lokasi awal sebelum pindah karena di tempat baru dagangan mereka tidak laku.
  7. Tribunnews Grup (Bosowa dan Kompas) juga dikontrak untuk pencitraan palsu Jokowi. Demikian juga Fajar Grup (Alwi Hamu / Dahlan Iskan). Alwi Hamu juga merupakan patner bisnis Dahlan Iskan di media dan PLTU Embalut, Kaltim yang sarat korupsi itu.
  8. Metro TV, tidak tahu sekarang dibayar berapa untuk kontrak pencitraan palsu Jokowi sampai 2014. Tapi saat Pilkada DKI puluhan Milyar. Sejak dapat bisnis iklan dari Konglomerat – konglomerat pendukung Jokowi, Metro TV jadi corong nomor satu Jokowi, disamping jadi corong kampanye dan pencitraan Dahlan Iskan yang memberikan kontrak iklan luar biasa besar dari BUMN – BUMN kepada Metro TV.
  9. SCTV grup. Pemiliknya Edi dan Popo Sariatmadja malah menjadi cukong utama. Koordinator media pencitraan Jokowi, membantu James Riady. Dukungan promosi dan kampanye yang diberikan untuk Jokowi gratis alias tanpa bayaran, meski diduga sebenarnya sudah mendapatkan imbalan dari dana pemenangan Jokowi yang telah terkumpul puluhan triliun dari sumbangan para konglomerat hitam Indonesia.
  10. Media raksasa lain seperti Vivanews grup (TV One, ANTV, Vivanewscom dll) milik Bakrie meski kontrak dgn Cukong Jokowi tapi porsinya kurang dari 30%, dan masih melihat perkembangan situasi dan kondisi politik nasional mengingat Aburizal Bakrie masih berstatus Ketum Golkar dan kandidat capres.
  11. Selain media cetak, televisi mainstream, sosial media seperti twitter, facebook, kaskus dll juga dikontrak khusus. Lihat saja di sini. Bahkan di twitter juga mulai ada akun relawan yang berusaha menjelaskan dengan kata-kata manis mengenai tingkah-polahnya yang anomali pada tiap akun yang berkomentar negatif. Rumornya ia memiliki buzzer sebanyak 1500-2000an yang mengelola lebih dari 10.000 akun sosial media. Buzzer adalah semacam pasukan bayaran online, yang siap menjaga reputasinya di internet dengan cara menyusup di berbagai forum dan kolom komentar untuk mendongkrak citranya. Para buzzer bayaran ini akan berkomentar positif tentangnya dan menyerang habis-habisan mereka yang tidak melihatnya sebagai “dewa”. Dulu waktu pilkada DKI, selain orang-orang yang permanen kelola akun untuk pencitraan Jokowi, dibentuk juga Tim Jasmev. Puluhan Milyar biayanya. Lihat gambar yang sempat diambil saat pemilukada DKI lalu:

Banyak akun palsu pembela Jokowi di sosial media. Untuk mendeteksi akun pembela Jokowi palsu tidak sulit. Salah satunya, banyak hal yang disampaikan sangat tidak masuk akal. Begitu disampaikan Praktisi Teknologi Informasi, Chafiz Anwar, ketika dihubungi wartawan, Jumat (1/11/2013).

Chafiz mengatakan ciri-ciri akun palsu yang digunakan, segi jumlah komentar melalui media sosial yang serentak menyerang ataupun membela Jokowi. Padahal, hal itu tidak mungkin dilakukan pemilik akun asli secara bersamaan. “Tidak mungkin komentar ribuan sekaligus dilakukan oleh pemilik akun asli,” katanya.

Ciri lainnya yang juga mudah dianalisa, menurut Chafiz, adalah dengan membandingkan jumlah pembaca dan jumlah komentarnya. Untuk masalah Jokowi misalnya jika ada yang mengkritiknya di sebuah media online dan kemudian langsung ada serangan dari ribuan orang seperti itu pernah dialami terakhir oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf dan itu bisa ditegaskan kepalsuannya. “Coba saja bayangkan berita yang mengkritik di sebuah media online itu. Baru beberapa saat tayang langsung yang komentar ribuan, itu sangat tidak mungkin. Kalau bukan sebuah tim yang mengerjakannya yang bisa saja terdiri dari puluhan orang,” tambahnya.

Yang paling mungkin kata dia lagi, yang baca satu orang tapi orang ini memegang ratusan akun. Hal ini bisa dilihat jelas dari komentar-komentar pendukung Jokowi.

Ciri lainnya yang juga bisa diliat adalah ketidakjelasan identitas para pemain akun ini. Biasanya mereka kata Chafiz, menggunakan nama-nama palsu dan foto-foto palsu atau menggunakan gambar kartun. “Yah satu orang kan gak mungkin punya 10 akun dengan nama sama dan foto yang sama.Sementara dari mereka satu orang minimal bisa memiliki 100 akun,” kata Chafiz.

Mereka jelasnya lagi menggunakan mesin pendeteksi dengan keyword-keyword tertentu. “Misalnya kalimat Jokowi belum pantas jadi presiden. Mesin mereka ini berjalan seperti halnya mesin pencari google,begitu mesin mendeteksi ada kalimat atau kata tertentu yang dimasukkan, mereka akan bergerak cepat dan membalas kalimat-kalimat tersebut,” tegasnya.

Terakhir dirinya mengingatkan masyarakat untuk tidak terpancing dengan settingan provokasi maupun ajakan yang mereka mainkan,karena itulah tujuan mereka. Masyarakat jangan sampai terperdaya oleh provokasi mesin yang mereka mainkan. “Pilih saja dengan cerdas dengan menelusuri rekam jejak para kandidat calon presiden. Jangan percaya dengan permainan seperti ini,” tandasnya.

Pendapat Amien Rais

Pendapat senada disampaikan oleh Bapak Reformasi Indonesia Prof. DR. Amien Rais MA. Tokoh bangsa yang pertama kali mewacanakan suksesi kepemimpinan nasional di tengah kuatnya rezim Soeharto. “Jadi ketika saya bilang suksesi, saya diketawain. Tetapi karena ada substansi pelan-pelan orang terbuka,” ujar Amien Rais dalam wawancara khusus dengan INILAH.COM di kediaman pribadinya di bilangan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013).

Kini, Jokowi menjadi obyek kritik “Lokomotif Reformasi” ini. Secara lugas Amien mengingatkan publik agar tidak memilih pemimpin hanya berpijak pada popularitas semata. Terkait melambungnya nama Jokowi, Amien memiliki pandangan tersendiri. “Jadi secara sistematik saya melihat memang ada brain trust yang melambungkan Jokowi ke aras politik bahkan mungkin ke kursi presiden,” sebut Amien.

Selain itu, Amien juga bicara soal alasan mengapa dirinya mengritik Joko Widodo? Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini juga bicara soal kriteria presiden 2014 mendatang. Berikut wawancara lengkapnya:

Apa motif Anda mengkritik keras Joko Widodo?

Jadi saya sudah lama berdiam diri. Saya sesungguhnya menunggu ada sebagian intelektual, politisi, penggiat LSM, kyai, atau siapa saja yang berani memberikan kritik kepada fenomena Jokowi, yang menurut saya sudah luar biasa. Jadi secara sistematik saya melihat memang ada brain trust yang melambungkan Jokowi ke aras politik bahkan mungkin ke kursi presiden.

Padahal, kalau kita lihat ke belakang, sesungguhnya Jokowi seperti kepala derah yang lain seperti Walikota Surabaya, Walikota Yogyakarta, atau walikota yang lebih bagus lagi lebih banyak. Tetapi memang menurut saya ada usaha yang sistematik (untuk munculkan nama Jokowi), dari mobil Esemka yang pepesan kosong itu, sampai mempopulerkan Jokowi seorang walikota terbaik dari lima walikota yang ada di muka bumi, maka saya makin ngeri.

Sebagai orang yang belajar ilmu sosial, saya sudah menyimpulkan kesimpulan sementara, ada kekuatan modal yang akan melambungkan Jokowi sehingga kalau sampai keinginan modal besar ini berhasil, saya takut, saya kasihan Jokowi akan tersandera. Saya tidak mengatakan presiden boneka, tapi akan menurut kepada yang melambungkan yang sangat luar biasa itu.

Nah, demokrasi yang jadi kiblat kita itu, adalah demokrasi jadi-jadian yaitu demokrasi Amerika. Kita kagum dengan demokrasi Amerika, tapi kalau kita buka ini demokrasi di Amerika yang menguasai Gedung Putih, Pentagon, Capitol Hill, itu sesungguhnya adalah kompleks yang dalam istilah politik itu disebut sebagai military, industrial, congresianal, dan media complex. Jadi korporasi besar itulah yang sejatinya mendikte George Bush, Bill Clinton, Obama dan presiden-presiden sebelumnya. Jadi terkenal dengan ungkapan almarhumm Muchtar Lubis, Demokrat dan Republik itu sama saja. Satu perompak satu perampok.

Dalam Konteks Jokowi, bisa dijelaskan tentang kekuatan besar tersebut?

Hal ini makin terasa, bahwa kekuatan yang melambungkan Jokowi ke aras tertinggi itu, memang terlalu kentara. Mereka tidak bisa menahan diri, Sehingga orkestra dengan politik itu terlalu kentara, dari media massa yang seragam, pengerahan cyber troops, orang kritik Jokowi di media, nanti ada ratusan yang menghantam tanpa ampun dengan kata-kata semestinya tidak layak dan elok.

Tapi kalau seperti saya, anjing menggonggong kafilah berlalu. Saya hanya ingin menunjukkan hati-hati, kalau presiden siapapun yang bisa bertengger jadi lurah Indonesia karena dengan dukungan luar biasa dukungan modal tanpa batas itu, percayalah dia akan menjadi sandera dari pendukungnya.

Analisa Anda cenderung konspiratif, apa indikator yang paling kuat?

Jadi seperti cyber troops itu kan tidak wajar. Prabowo Subianto tidak mengalami seperti itu, SBY juga tidak ada. Jadi ini ngebet. Karena ngebet ya ketahuan. Saya punya kecenderungan, sebagai orang kampus yang dididik berfikir ilmiah itu memang tidak akan mengatakan kalau tidak yakin. Jadi kembalilah dan tengoklah Solo yang kumuh, miskin, dan gelap. Kemudian dikatakan walikotanya menjadi salah satu walikota terbaik di muka bumi. Ini konspirasi media massa.

Jadi, ini ada kompleks dari pemilik modal, pemilik media massa, kekuatan politik di DPR dan di tengah-tengah massa, sudah kena hypnotisme atau dalam bahasa INILAH.COM “nina bobo” Jokowi. Tetapi saya tidak ada pamrih kecuali mengingatkan jangan sampai kita menganggap demokrasi untuk rakyat tapi ternyata milik pemilik modal.

Sekarang sudah terbaca kan kemana proyek-proyek DKI kemana larinya? mereka kira-kira yang mendukung. Yang kita takutkan ribuan triliunan kekayaan Indonesia mulai perkebunan, pertambangan, pertanian kekayaan laut dan lain-lain. Kalau sampai presiden mendatang itu menjadi tersandera oleh kekuatan modal itu, rakyat hanya akan jadi pelengkap penderita.

Apakah Anda bisa perjelas siapa pemilik modal itu apakah dari kelangan ‘hitam’?

Saya tidak akan mengatakan hitam, cokelat, abu-abu dan lain-lain. Hampir bisa dipastikan, bahwa pemodal besar itu mesti dihinggapi patologi profit. Jadi siang-malam yang difikir adalah profit dan profit. Sementara untuk menagguk keuntungan itu angger-angger atau kaedah moral, kaedah agama, sosial etika, itu sudah terbenam.

Nah, cuma repotnya, sejak jaman dulu sampai sekarang untuk memahamkan yang cukup jelas ini kepada rakyat itu tidak mudah, bahkan kadang-kadang jadi bumerang. Tapi karena saya membaca sejarah para nabi, tokoh perubahan, memang itu, rakyat selalu mudah untuk dibelokkan kesana kemari oleh opinion leaders, media massa dan lain-lain.

Bahkan contoh telak dalam sejarah kuno bagaimana Bani Israel yang tertindak menjadi budak, ketika diajak salah satu putera terbaiknya yaitu untuk diajak keluar dari cengkeraman Firaun dari Palestina, malah salah paham, mereka malah marah sama Musa. Musa dikatakan gila. Persis seperti nabi, apalagi Amien Rais yang tidak sekutu hitamnya nabi jadi tidak pernah gusar ketika dikatakan tidak paham masalah, bodoh dan lain-lain.

Selama setahun Jokowi di Jakarta, ada capaian yang mendapat apresiasi publik seperti blusukan, lelang jabatan termasuk mengurai kemacetan di Tanah Abang. Apa anda tidak melihat sisi baik Jokowi?

Tanah Abang sekarang lancar, itu harus diacungi jempol. Belum banyak sesungguhnya tapi itu cukup saya catat. Memang mengatasi banjir dan macet tidak cukup dua bulan, jadi butuh satu periode kepemimpinan gubernur secara utuh. Itu pun kalu tidak ada guncangan-guncangan yang lain. Artinya, ekonomi stabil, mudah-mudahan bisa.

Terkait dengan satu periode gubernur utuh, bagaimana dengan dorongan agar Jokowi maju menjadi Capres?

Ketika pejabat disumpah demi Allah itu sesungguhnya bukan main-main. Jokowi kan disumpah lima tahun, lalu di tengah jalan terbengkalai tugasnya, karena mengincar lebih tinggi dan tergoda apa tidak menyalahi etika dan fatsoen politik.

Kritik Anda ke Jokowi mendapat perlawanan dari para pendukungnya, apa komentar Anda?

Jadi saya tahu, sebagian besar rakyat tidak sepaham dengan saya. Tapi ekstremnya, andaikan 250 juta rakyat mengatakan kita harus ke utara mendukung Jokowi, saya mengatakan pikir dulu. Kalau saya ke selatan, tapi harus ada yang mengingatkan. Karena seseorang dielukan itu akhirnya lupa. Kita belum lama toh, dulu Bung Karno kita lupa, baru beberapa tahun Pak Harto sudah seperti Bung Karno, 7 kali dipilih dengan aklamasi oleh anggota MPR.

Jadi ketika saya bilang suksesi, saya diketawain. Tetapi karena ada substansi pelan-pelan orang terbuka. Spekulasi bahwa saya kritik Jokowi untuk menjodohkan Prabowo-Hatta, saya ngiri, syirik, itu tidak ada kentang kimpulnya (tidak ada korelasinya).

Jadi saya mengingatkan bangsa ini, mau mimpin lurah Indonesia, jadi tolong dipikir lebih jernih lagi masih ada waktu satu tahun untuk tidak menganut grubyug untuk latahisme, saya peringatkan yang menjadi cyber troops Jokowi itu apa tidak malu pada diri sendiri, saya sarankan sebelum tidur merenung 1-2 menit, apa yang saya lakukan betul apa tidak. Menghujat seenaknya dengan kata-kata yang kurang senonoh itu menurut saya kurang pas, ketika saya ditanya ya itu, anjing menggonggong kafilah tetap berlalu.

Siapa yang ideal dalam 2014 mendatang?

Saya tidak akan menyebut nama, cuma syarat. Siapapun yang bisa membawa bangsa ini ke depan dengan percaya diri, bisa menyuguhkan kedaulatan ekonomi itu yang bisa dipilih. Itu bisa Jokowi, Prabowo, Hatta Rajasa, Mahfud MD, Dahlan Iskan, Sri Mulyani, Gita Wirjawan, Hidayat Nur Wahid atau siapapun.

Sehingga saya sesungguhnya punya impian, bukan kita ingin mencontoh demokrasi liberal yang brengsek itu, tetapi kalau kita ingat dalam memilih lurah saja, itu lurah tidak dipilih asal-asalan, milih bupati dan walikota tidak asal-asalan.Karena itu, sesungguhnya ada semacam gurauan, saat SBY menang, bersama kita bisa. Bisanya tidak jelas, apakah bisa melindungi alam, menegakkan hukum, meningkatkan Iptek. Saya pikir pengalaman masa lalu itu mungkin akan menjadi beban para capres itu untuk berpikir keras. Karena kalau cuma popularitas tidak menjamin.

Apakah bisa dikatakan, karena hanya modal popularitas SBY di 2004 lalu, maka hasilnya seperti saat ini?

Jadi kata orang awam itu kapan proses transisinya demokrasi berhenti, jadi masih up and down terus. Saya melihat pengalaman dari negara berkembang, dipilih karena menekan rakyatnya seperti Saddam Husein, Husni Mubarak, Moammar Khadafy, atau di negara-negara Asia para diktator itu. Tapi juga ada memang populer, Juanita Peron, karena istrinya Peron, saat pilpres menang mutlak. Tapi gak sampai setahun mundur, karena tidak ada negarawan.

Ada juga Joseph Estrada, populer menjadi bintang film tidak sampai setahun harus diganti. Nah Jokowi, soal blusukannya luar biasa, gak pernah ngantor. Kalau blusukan terus kapan kerjanya. Memang Ahok ada sebagai wakil, tapi yang megang komando adalah Gubernur. Mungkin saja, blusukan akan mengalami titik jenuh, kalau blusukan 2-3 tahun tapi masalah mendasar Jakarta belum bergeser, itu bisa juga menjadi bumerang.

Jadi sesungguhnya, saya dikatakan terlalu keras, tajam, mungkin karena tidak ada yang lain yang kritik. Saya ingat betul, saat saya menyampaikan ide suksesi Pak Harto, saya sendirian betul, sampai teman-teman diskusi saya tidak datang ke rumah saya karena takut, tapi lama-lama kemudian terbuka juga.

Kalau saya begini, saya menasehati sama-sama wong solo, popularitas Jokowi ini tidak mesti 20 tahun muncul, dia mendapatkan berkah seperti itu, Cuma sekarang ini dia diberi amanat lima tahun di DKI Jakarta sebaiknya bekerja sebaik-baiknya, dia masih muda, kalau dia sukses bisa melenggang sambil mengasah jam terbang, kalau dia bisa merefleksikan lagi sebagai calon pemimpin Indonesia, selesaikan amanat yang sudah disumpah mudah-mudahan akan jadi bagus.

Juga jangan pernah mau didikte pemilik modal. Pemilik modal itu 24 jam itu uang, uang dan uang tidak pernah berpikir si suto, noyo, duta dan waru. Jadi saya ada mix feeling, di samping kritik saya dianggap terlalu keras sampai ke intinya, tapi di balik itu ada harapan, kalau dia bisa menampung pikiran saya ini, maka dari sudut fatsoen politik, sumpah itu dipenuhi. Ketika dia disumpah ada mushaf al-Quran.

Ketika sudah selesai (5 tahun) tidak kemmudian menyulap Jakarta menjadi singapura, tidak mungkin juga, tapi Jakarta mulai rapih, mulai tertata, mulai kurang kemacetan, mulai memperoleh air bersih, sudah nampak, kemudian silakan (maju capres).

Apa makna kritik anda terkait nasionalisme Jokowi?

Sebagai kader PDI Perjuangan, dia tidak harus sama dengan Bu Mega, karena dulu yang salah tokoh-tokoh yang mengitari Ibu Mega. Dulu dua tanker Pertamina dijual, sekarang kita sewa, Indosat yang merupakan karya bangsa, tapi kemudian dijual dengan harga Rp8 triliun padahal labanya per tahun Rp3 triliun. Ini kan asset negara.

Jadi bagaimana konglomerat hitam yang ribuan triliun, diputihkan melalui release and discharge, gas tangguh di Papua diijon ke China untuk sekian puluh tahun dengan harga yang tidak berubah, flat. Gas dan maupun minyak maupun batubara itu mesti naik.

Seperti ini yang saya pikir dan Jokowi tidak usah seperti yang lain. Saya sesungguhnya ketika dia berani menolak rencana untuk sebuah tempat di Solo yang strategis untuk dijadikan mall, itu menunjukkan keberpihakan rakyat kecil. Itu Jokowi asli. Jokowi yang asli perlu dikembangkan. Jangan sampai pernah berutang kepada orang yang melambungkan karena ada udang di balik tepung.

Tanggapan Raden Nuh (Pencetus Akun Twitter AntiKorupsi @Triomacan2000)

Dihubungi via telepon Rabu, 29 Januari 2014, Raden Nuh yang sedang berada di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, memberikan jawaban atas pertanyaan kami sebagai berikut :

Tanya : “Apa pendapat Anda dengan semakin terbongkarnya agenda tersembunyi pihak asing yang gencar promosikan Jokowi sebagai capres ?”

Raden Nuh : “Bagus ! Rakyat harus diberitahu sebenar – benarnya dan selengkap – lengkapnya mengenai siapa Jokowi sesungguhnya, apa agenda pribadi dan agenda asing, dan terpenting apa maksud dan tujuan sebagian pengusaha besar Tionghoa yang semua bersatu padu mendukung pencapresan Jokowi dengan segala cara, daya, bantuan jaringan media media dan bantuan dana. Rakyat harus disadarkan betapa bahaya bagi bangsa dan negara jika Indonesia dipimpin oleh seorang presiden boneka.

Presiden yang tunduk dan patuh pada perintah dan keingan tuannya, para pengusaha besar tionghoa, yang selama ini dikenal sebagai perusak dan pencuri kekayaan negara. Maksud saya para pengusaha tionghoa pendukung Jokowi itu lho, bukan semua pengusaha Tionghoa. Masih banyak pengusaha Tionghoa yang merah putih, nasionalis, berjiwa raga Indonesia.”

Tanya : “Apakah Anda masih memantau twit dari akun @Triomacan2000 sejak Anda tinggalkan lebih setahun lalu? Bagaimana Anda menilai kualitas dan tema – tema besar yang diangkat akun itu?”

Raden Nuh : “Praktis sejak saya tidak aktif lagi kelola akun @Triomacan2000, saya jarang memperhatikan twit – twit mereka. Saya hanya lihat jika ada teman yang infokan sesuatu yang menarik atau bikin gempar publik. Sering juga memantau kalau ketika baca koran atau nonton TV. Terakhir saya menonton acara Metro Realitas yang berjudul Kicauan Akun Hantu Triomacan2000, geli rasanya. Kok media sebesar dan sekaliber Metro TV mau menyiarkan tayangan acara yang sangat kentara pesanan dan sangat dangkal investigasinya.

Tanya : “Bagaimana tanggapan Anda mengenai banyaknya media yang memuat berita pencitraan Jokowi ?”

Raden Nuh : “Pertama, sudah pasti saya sangat prihatin. Kenapa media massa kita terlalu mudah dan murah menjual idealisme, membohongi rakyat, membodohi pembaca atau penontonnya. Media memang membutuhkan income untuk menutupi biaya operasional dan mencari keuntungan, tetapi apa yang kita saksikan sekarang sungguh luar biasa memalukan. Seakan – akan tidak ada tokoh lain yang lebih layak dan pantas diberitakan selain Jokowi. Kedua, Media nasional kita sudah menyimpang dari cita – cita awal atau maksud dari pendiriannya, menyampaikan kebenaran dan mencerdaskan bangsa. Saya tidak mempermasalahkan media – media milik konglomerat Tionghoa yang secara masif dan kontiniu mengiklankan Jokowi. Mereka memang mau menjadikan Jokowi sebagai presiden boneka, mereka mau melemahkan Indonesia melalui Jokowi. Ketiga, Kita tahu deh, siapa Jokowi itu sebenarnya. Ratusan walikota dan belasan Gubernur di Indonesia punya kemampuan dan integritas jauh di atas Jokowi. Faktanya Jokowi hanya kelihatan bagus karena setiap hari selama dua tahun ini, media bayaran dan milik pengusaha Tionghoa mempromosikan dia besar – besaran. Ini sangat berbahaya.

Tanya : “Kenapa sangat sedikit tokoh yang berani berkomentar negatif tentang Jokowi?”

Raden Nuh : “Fenomena ini memang menyedihkan, sangat menyedihkan. Sebagaian besar para tokoh bangsa kita takut berpendapat melawan arus utama opini. Takut tidak populer atau dikecam oleh pendukung -pendukung Jokowi yang terorganisir dan memang dibayar serta ditugaskan untuk menjaga citra Jokowi. Mereka melihat betapa kasihannya tokoh tertentu yang berani mengkritik Jokowi melalui media. Kontan mereka dicerca, dihina, dibully, malah ada yang dicaci maki oleh pendukung jokowi yang sebenarnya adalah bagian dari timses Jokowi. Namun, sayangnya, ketakutan para tokoh ini tidak boleh diikuti oleh para akademisi yang memiliki dasar akademis atau kajian ilmiah jika mereka mau mengungkapkan konspirasi besar dibalik pencitraan palsu Jokowi atau jika mereka mau menilai Jokowi dengan dasar penelitian dan studi yang kuat. Akademisi kan tidak boleh bohong, mereka harus mengatakan apa adanya. Jika Jokowi memang gagal, tak layak jadi gubernur, ya mereka harus berani mengatakannya kepada rakyat Jakarta. Kenapa harus sungkan ?”

Tanya : “Pertanyaan terakhir, menurut Anda apakah Jokowi akan jadi capres pada pilpres 2014 nanti ?

Raden Nuh : “Saya berkeyakinan Ibu Megawati selaku Ketua Umum PDIP pasti tidak akan bersedia mengajukan Jokowi sebagai capres. Terlalu besar risikonya jika negara ini dipimpin oleh orang suruhan atau kacung pengusaha Tionghoa. Mau jadi apa negara ini jika presidennya lemah, tidak berintegritas dan moralnya hancur seperti Jokowi ? Indonesia ini negara besar, mengurus Solo saja Jokowi itu sebenarnya gagal kok. Memimpin Jakarta, sudah terbukti Jokowi tidak mampu. APBD tidak terserap hampir 50%, program – program mandek, KKN makin parah, janji kampanye Jokowi hampir 90% tidak bisa dia penuhi.

Intergritas Jokowi juga parah, dia berani membohongi Pak JK, Pak Prabowo atau Ibu Megawati dengan tidak mengaku jujur siapa saja konglomerat hitam yang menjadi cukong dan tuannya. Masak orang seperti ini mau dijadikan calon presiden ? Bunuh dirinya namanya !

Konglomerat Tionghoa mungkin saja sudah menyadari bahwa PDIP mustahil mencalonkan Jokowi, sekarang mereka sedang mencari cara bagaimana menekan atau bahkan mungkin menggulingkan Bu Mega dari jabatan Ketua Umum PDIP. Alternatif lain, pemodal – pemodal Jokowi harus membeli dukungan partai lain. Barangkali ada partai yang nanti bisa raih suara cukup dan kebetulan butuh uang sehingga mau menyerahkan mandat rakyat yang diperolehnya melalui pemilu kepada para pemodal Jokowi dengan imbalan uang. Mau jadi apa negara kita dipimpin orang seperti Jokowi ??

Source: KLIK

60 Tanggapan to “Luar Biasa! Popularitas Jokowi Kian Tak Tertandingi”

  1. the-problema-212 said

    Alhamdulillah Allah sebenarnya telah memberi tanda2 kpd Ummat Islam bhw Jokowi sgt berbahaya bila dia menjadi pemimpin kita.
    Perhatikanlah,secara berturut2 Allah menurunkan hujan yg deras diJabodetabek hingga berulang2 kali membuat jakarta direndam banjir,hal ini sgt menjadi penyadaran bagi masyarakat yg mau berfikir bhw Jokowi itu kinerjanya blm jelas dan blm terbukti bisa mengentaskan masalah2 yg ada dijakarta. Hal dijakarta saja blm dia selesaikan,masak sdh mau dia tinggalkan pula?
    Bukankah jabatan Gubernur DKI hanya dia dan kroni2nya jadikan sbg batu loncatan saja?

    Semoga Ummat Islam diberi pencerahan hati oleh Allah SWT dlm pemilu kelak.

    Semoga Hujan deras kembali diturunkan Allah SWT hingga masyarakat bisa terhindar dr tipuan2 media yg sll mengada2 ttg kehebatan jokowi.
    Smg jakarta banjir lg menjelang pemilu besok agar masyarakkat jakarta khususnya bs mendesak agar jokowi menyelesaikan janji2nya dlm mengatasi banjir dan kemacetan jakarta.
    Smg jakarta banjir lg….
    Walaupun byk yg akan jd korban,tetapi ini lbh baik drpd korban kelak disaat jokowi benar2 jd presiden!
    Smg jakarta banjir lg dan kemacetan semakin parah!
    Aamiin.

  2. blorong said

    @the problema- 212,
    Hati2 dalam menjustifikasi sesuatu peristiwa alam, sebagai suatu teguran atau apalah…

    Bandingkan dengan ini: http://islam-makhedo.blogspot.com/2013/05/kejadian-baitullah-kabah-terendam-banjir.html

    tq

  3. ksatria_kencana said

    Blorong@
    Apaan sich?
    Apa hubunganya dg kabah banjir?
    Dongo amat jd makhluk?

    Kl mau membandingkan yg gx nyambung,ya coba kau bandingkan dg ☞ ini
    Hiiii hiii domba botol :mrgreen: wkwwkwk

  4. ksatria_kencana said

    Kabah kebanjiran itu Lumrah.
    Pasti ada hikmah dibalik itu.
    Tp kl tuhan gondrong mati digebukin massa???
    Itu tentu SANGAT PARAH 😀
    Hahahahhaaayyyy :mrgreen:

  5. PERATURAN said

    hadeuuuuhh… kok masih pada ribut juga sih. Ikutin aja PERATURAN berikut ini beres, ga usah berdebat kusir:

    Peraturan No 1:
    Tuhan Pencipta Alam Semesta TAK MUNGKIN SALAH.

    Peraturan No 2:
    Jokowi (oleh simpatisan2 tololnya) dianggap BAGAIKAN TUHAN.

    Peraturan No 3:
    Kalau Jokowi ‘bersalah’, silahkan merujuk ke Peraturan No 1 & 2 di atas.

    Selesai khan?

  6. Ahok said

    Hayyaaaa…. kok elu semua2 pada libut bicalakan Jokowi laaaa…. mending elu semua bicalakan owe aja laaaa….

    .

    Dugaan Manipulasi Elektabilitas Jokowi Sudah Mulai Dibicarakan Masyarakat Luas

    Senin, 27 Januari 2014 , 08:28:00 WIB

    Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi
    RAKYAT MERDEKA ON LINE (RMOL)

    RMOL. Hampir semua lembaga survei menempatkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, di puncak elektoral. Rata-rata elektabilitas Jokowi bila maju dalam pilpres berada di atas angka 30 persen.

    Belakangan, elektabilitas Jokowi ini mulai dibicarakan masyarakat luas. Muncul juga beberapa pemberitaan yang menyebutkan elektabilitas Jokowi ini merupakan hasil rekayasa secara sistematis dan terstruktur.

    Bahkan, muncul pemberitaan yang menyebutkan ada orang asing di balik popularitas Jokowi.

    Orang asing yang dimaksud adalah Stanley Bernard Stan Greenberg, yang disebutkan sebagai konsultan politik, pollster, ahli strategi pemenangan pemilu dan pilpres nomor wahid di dunia.

    Disebutkan juga, Stan Greenberg adalah Ketua Korps Demokrat Amerika Serikat (AS), yang merupakan sahabat karib konglomerat Indonesia James Riady.

    Soal James Riady ini, sudah lama disebut-sebut dan dibicarakan di media sosial sebagai aktor di balik ketenaran Jokowi.

    Nama James Riady juga muncul dalam sebuah gambar yang menyebar melalui pesan singkat, blackberry messenger dan media sosial lainnya.

    Dalam gambar atau diagram yang kemudian tersebar dengan judul “Peta Kekuatan Jokowi” ini, James Riady terbaca sebagai sosok yang menghubungkan Jokowi dengan lingkar jaringan internasional seperti Arkansas Connection.

    James Riady juga yang disebut memberi dukungan kepada Jokowi melalui berbagai lembaga survei, media, kalangan kampus, dan beberapa LSM.

    Begitulah, di tengah hasil survei beberapa lembaga yang dipublikasikan, dugaan manipulasi elektabilitas jokowi juga dibicarakan masyarakat luas. [ysa]

    http://www.rmol.co/read/2014/01/27/141432/Dugaan-Manipulasi-Elektabilitas-Jokowi-Sudah-Mulai-Dibicarakan-Masyarakat-Luas-

  7. ksatria_kencana said

    Belum selesai gan :mrgreen: hee heee

  8. Jokowi said

    tuhan boleh dikecam.
    nabi muhammad boleh dikecam
    para nabi boleh dikecam
    yesus boleh dikecam
    sang buddha boleh dikecam
    dewa2 hindu boleh dikecam
    khonghucu boleh dikecam
    siapa pun di dunia dan di akhirat boleh dikecam

    tapi…

    JOKOWI TIDAK BOLEH DIKECAM.

    jadi… otomatis juga:

    SURVEY2 ABAL2 YG MEM-BAGUS2KAN JOKOWI JUGA TIDAK BOLEH DIKECAM

    (ingat2 itu)

    Sudah mengerti?

    Masak ga paham juga sih?

    Ayo baca lagi artikel diatas baik2.

  9. Jokowi said

    Ketahuilah para Pembaca yg budiman, bahwa:

    1. Allah Sub-hanahu wa Ta’ala MAHA BENAR

    2. Jokowi SELALU BENAR

    Jadi ‘Allah SWT & Jokowi’ ga boleh disalahkan, ga boleh dikritik, ga boleh dikecam (karena tak mungkin berbuat salah)

    (ingat2 itu)

    Sudah paham?

    Masa ga ngerti juga sih??

  10. ksatria_kencana said

    Ha haaa manusia2 zaman skrg mmg aneh gan, mereka hampir2 saja menuhankan seorang manusia lg setelah sekian lama menuhankan manusia gondrong !
    Sayang Jokowi kagak gondrong,coba kl gondrong,kan bisa jd jezuzkowi gitu 😛
    Preeetttt!!!!!!

  11. Anonim said

    komentar diatas merupakan komentar orang2 frustasi… hahahahahahaha dengki, iri, dan sejenisnya, belom2 pikiran udah negatif, apalagi hubungan banjir sama gubernur! ga nyambung banget kebanyakan baca buku cerita/dongeng… mau aja dibikin bodoh

  12. ksatria_kencana said

    Gx nyambung ditak kau ya sudah,diam aja.
    Atau jilat tuch pantat jokowi biar dieekin kau sekalian.
    Ha haaa :mrgreen:

  13. ksatria_kencana said

    Mudah2an jakarta banjir lagi,biar semua warga jakarta pada tahu spt apa kwalitas kerja jokowi. Ternyata berbeda 160◦ dg survey2 pecundang umumkan!

    Para jokower pd ngamuk ?
    Mampus aja sekalian!

  14. Kiiiiiix kixkixkixkixkix….. 😆 :mrgreen:
    Waaaakkaxkaxkaxkaxkax…. :mrgreen: 😆
    gampaaaang banget ngilik2 pengikut buta jokowi-ahok…
    begitu jokowi-ahok dicolek dikiiit aja, langsung pasukan SAPI dunia maya (jasmev) keluar semua….
    kiiiiiiixkixkixkixkix……. :mrgreen: 😆

    http://www.merdeka.com/teknologi/jasmev-pasukan-cyber-pembela-jokowi-ahok.html

    http://www.tempo.co/read/news/2012/08/12/230422972/Relawan-Jokowi—Ahok-Luncurkan-JASMEV

  15. ksatria_kencana said

    Ha haaa kl jokowi mati,paling para jokower pd Stress semua.
    Heee

  16. sy termasuk yg tdk simpati ke jokowi…muncul koq tau2 mw jdi presiden trs tanggung jwb DKI ditinggalin gtu,ketauan bgt dia manusia ambisius tp sy yakin the next presiden bukan Jokowi!

  17. tuxlin said

    Owh ternyata…

  18. blorong said

    paling tidak jokowi lebih baik dari orang2 yg pake jubah putih dan janggut2 bergelantungan malaikat, tapi sahwatnya tinggi, jago maen perempuan dibalut dgn akidah serta makan duit daging sapi dan duit negara.

    Mau dijadiin apa tuh agama dan tuhannya. Ini yg namanya menjual agama, sok suci, bahkan menjual ayat demi duit haram dan laknatullah

  19. blorong said

    yang dongo ente,
    ksatria_kencana berkata
    04/03/2014 pada 16:38

    Blorong@
    Apaan sich?
    Apa hubunganya dg kabah banjir?
    Dongo amat jd makhluk?

    Tulisan diatas mencoba mejustifikasi banjir dengan tulah karena jokowi. Lah kalo kabah kebanjiran, tulah siapa?. dongo loe…

  20. gobyok said

    neh capres yg katanya Haji, Pemuka Agama Islam, yg mewakili umat, dll….
    hahaha……silakan pilih pemilih2 unta2 hehe…
    http://news.detik.com/read/2014/03/04/142550/2514890/10/capres-rhoma-irama-terlihat-sering-ke-kuburan-keramat

  21. jakarta. said

    Jokowi itu ndak ada bagus-bagusnya,anak sekolah yang belajar ilmu sosial dan ilmu agama sj tahu secara jujur,apa definisi hasil kerjanya,nbanjir makin parah,macet kian tidak teratasi malahan ditambah pencitraan etok-etok sediakan bis,padahal bis itu impor dari kroninya di RRC,tuannya konglo hitam James Riyadi cs.Jadi saya setuju pendapat diatas bahwa biar Tuhan menghukum Indonesia dengan bencana biar rakyat sadar bahwa Jokowi itu ndak amanah dan sderius urus pekerjaanya sebagai gubernur yang belum tuntas tas tas tas!!! Barekallah…..

  22. jokowi masuk jakrta,alam sudah ndak ridho,kelihatan makin banyak bencana,makanyalihat sinabung yg ndak pernah meletus anak gunung toba,bangun dari tidurnya,lalu gunung kelud berulah,kemudian banjir 5 tahunan jadi setahunan,bahkan tiap bulan.Kalau ndak mau kiamat jangan pilih jokowi,jokowi kelaut aja,biar dibina Nabi Khidir biar beres otaknya.

  23. ksatria_kencana said

    Jokowi itu cocoknya jadi menkokesra saja,aku rasa itu cocok buat karakter dia.
    Kl dia ttp ngotot nyapres,kita salibkan dia dimonas berame,kl perlu kita undang Vatican yg mana vatican terkenal sbg tukang salib handal.

  24. ksatria_kencana said

    Kekuburan Ziarah mmgnya salah apa?
    Kl dia minta sesuatu pd kuburan sbgaimana yg dilakukan sibuta dr paderi(Gusdur) itu baru salah!
    Apalagi meminta sesuatu pd mayat busuk judas yg digantung ditiang jemuran/salib! Itu baru DOSA BESAR!
    Musyrik!

  25. ksatria_kencana said

    Blorong says:
    paling tidak jokowi lebih baik dari orang2 yg pake jubah putih dan janggut2 bergelantungan malaikat

    Q_Q
    Coba perhatikan foto2 yg dianggap Yesus digoogle.
    Click ☜ domba bebal!

    Apakah yesus tak berjenggot?
    Apakah Yesus Tak berjubah putih?
    Xixixixi kau itu dongo asal nyeplos!
    Bicara itu dipikir dulu pake otak,bukan pake dubur!

  26. ksatria_kencana said

    Tulah berhala sigondrong tuch saat dipajang disisi kabah!
    Masih ada bekar kotoranya kali!
    Ha gaaaaaggaa

  27. Cep Intan said

    Reblogged this on Al Bassisy Bani Tafakur and commented:
    Padahal Bung Rhoma Irama, Oom Iwan Fals dll popularitasnya udah jelas dari dulu, malah dari sejak zaman Orde Baru (New Order) mereka sebagai musisi/pekerja seni dengan beraninya mengaspirasikan harapan2 rakyat (meski hanya lewat lagu) tapi nyatanya bisa “lewat” sama Mas Joko yang “katanya” kini kian tak tertandingi,emang Luar Biasa sampeyan to mas.. haha

  28. Anonim said

    ga jelas yg dibahas soal jokowi atau soal agama…. susah kalp agama dipake sng alat politik, pengikutnya pasti pd dibohingin mulu, liat timur tengah, mesir, syria, afghanistan, pakistan yg di indonesia liat aceh… coba kalo komen yg obyektif jng subyektif, supaya tambah pinter jangan buta hati dan buta mata

  29. Munafikun said

    ksatria_kencana berkata
    05/03/2014 pada 13:30

    Kekuburan Ziarah mmgnya salah apa?
    Kl dia minta sesuatu pd kuburan sbgaimana yg dilakukan sibuta dr paderi(Gusdur) itu baru salah!
    Apalagi meminta sesuatu pd mayat busuk judas yg digantung ditiang jemuran/salib! Itu baru DOSA BESAR!
    Musyrik!

    Kasian banget otak dodol beginian, kerjanya cuma memfitnah dan memelintir. Pake Ajaran siapa unta satu ini hahaha….
    Musyrik loe

  30. ksatria_kencana said

    Lihat jg ukraina, dan negara2 kristen saat perang dunia(PD) 1 dan 2.
    Lihat semua dan perhatikan itu,kl yg diindonesia Papua!coba kalo komen yg obyektif jng subyektif, supaya tambah pinter jangan buta hati dan buta mata
    Xixixixi :mrgreen:

  31. ksatria_kencana said

    Munafikin@
    Kenapa?
    Kl aku salah tulis,sanggah dong?
    Apa menunggu aku ludahi dulu,trus aku tendang2 keliling kampung,setelah puas,aku salibkan kau ditiang jemuran!
    Begitu??? 🙄

  32. ksatria_piningit said

    Gobyok Munafikun berkata
    05/03/2014 pada 09:27 e

    neh capres yg katanya Haji, Pemuka Agama Islam, yg mewakili umat, dll….
    hahaha……silakan pilih pemilih2 unta2 hehe…
    http://news.detik.com/read/2014/03/04/142550/2514890/10/capres-rhoma-irama-terlihat-sering-ke-kuburan-keramat

    #

    comment:
    Loh… kalau orang Islam berziarah ke makam sesuai tuntunan tatacara berziarah yg benar yg diajarkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW memangnya kenapa? Ga boleh?

    Trs apa hubungan antara komentar no.20 di atas dgn topik artikel ini?

    Coba anda yg berkomentar di no.20 minum ramuan obat di bawah ini, mungkin bisa sedikit menolong kondisi anda: Ramuan Pencerdas Otak untuk Orang Idiot

  33. ksatria_kencana said

    KUTUUUUK KURUUUUK KLUUUK
    KLUUUUUK KRUUUUK KRUUUK KRUUUUKK
    KUTUK 😮 😮 😮 😮 😮 😮
    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: 😳 :mrgreen: Q_Q 😳 🙄 🙄 🙄
    ))))))))” (((((((((” ))))))))” (((((((((”
    🙄 🙄 Q____Q 🙄
    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :
    🙄 🙄 🙄
    ┊   ★ ┊    ★ ┊
    ┊   ┊ ☆ :P @_@ нåнåнå 😀

  34. Anonim said

    ahhhh capek nanggapin orang dengki bin goblok

  35. ksatria_kencana said

    Capek ya?
    Klik ini ☜ biar capeknya ganti tawa :mrgreen:

  36. Anonim said

    banyak oknum pemimpin muslim di indonesia yang masuk penjara karena korupsi,….

  37. ksatria_kencana said

    Harusnya hukum Islam dipake dinegeri ini agar para korupsi dipotong tanganya biar pd JERA! Dan pada KPK yg merekayasa jg begitu,bila terbukti oknum KPK merekayasa dm kepentingan politik,maka oknum tsb jg dipotong tanganya!

    Dan seharusnya KPK jg adil, bongkar jg tuch koruptor2 kristen , spt anggoro dan anggodo hrs jelas hukumanya!
    Jgn ditutup2i.
    Begitu jg dg pejabat2 Papua, puluhan triliunan dana pembangunan diturunkan setiap tahun oleh pusat,ttpi hasilnya tdk sesuai dan pembangunan dipapua msh nihil!

    Setuju semua?

  38. Anonim said

    hahahahahaahhaaha ksatria ente mau bahas agama atau koruptor? ambigu ente!!! ngerti ga ambigu?

  39. ksatria_kencana said

    Lha td kau bawa2 oknum pejabat Muslim,trus aku balas,kau tak terima? Bunuh diri aja sana?
    Kau tahu arti ambigu?
    Anjing memang bisanya belagu :mrgreen: wkawkawakaa :mrgreen:

  40. wow said

    2 kelebihan yg paling menonjol dari jokowi ahok adalah, mereka jujur dan giat bekerja.

  41. noname said

    Ksatria mikirnya pake dengkul aaah males debat sama kau ga berbobot

  42. ksatria_kencana said

    Siapa jg yg ingin debat ma domba bebal sp kau?
    Manusia tu debatnya ma manusia jg,bukan ma domba! :mrgreen:

  43. domba_tolol said

    @Noname #41
    @Blorong #2, #18, #19
    @Anonymous #11
    @Gobyok #20
    @Munafikun #29
    @Anonymous #34
    @Anonymous #36
    @Anonymous #38

    ‘domba-domba-bebal’ spt kalian kalo mau berdebat sm aku aja. ══►KLIK DISINI◄══

  44. Anonim said

    untung masih banyak warga yg berpikir lebih baik drpd @katria, @domba tolol dan sejenisnya kalo ga bisa seperti afghanistan ini negara….. terbelakang, munafik, iri, dengki dan tolol

  45. Anonim said

    untung masih banyak warga yg berpikir lebih baik drpd @anonymous, @noname, @blorong, @gobyok, @munafikun dan sejenisnya kalo ga bisa seperti nigeria ini negara….. terbelakang, munafik, iri, dengki dan tolol

  46. ksatria_kencana said

    @_@ Izin numpang SHARE buat Admin dan agan-agan Muslim , tak ketinggalan juga domba2 DONGO kristener sekalian!

    Hot news: Pendeta Kenya LARANG Jemaat Wanita Gunakan Pakaian Dalam ( Wajib Tanpa BH – Tanpa CD ) digereja.

    Rev. Njohi, seorang pendeta Kenya dari gereja Propeller Redemption belum lama ini melarang para jemaat wanita gereja tersebut agar tidak memakai pakaian dalam saat datang ke gereja.

    Njohi beralasan jika mereka tidak melakukannya maka akan menghalangi YESUS MASUK ke hidup mereka. “Saat beribadah di gereja, jemaat perlu merasa bebas baik secara tubuh dan roh dalam menerima Kristus,” klaim dirinya seperti yang dikutip Kenyan Daily Post.

    Njohi juga memperingatkan para ibu agar mengawasi putri mereka untuk tidak memakai pakaian dalam saat datang ke gereja walaupun larangan ini tidak berlaku bagi pria.

    http://www.jawaban.com/index.php/news/detail/id/90/news/140305115811/limit/0/Pendeta-Kenya-Larang-Jemaat-Wanita-Gunakan-Pakaian-Dalam.html

    ╔╦╦═╦═╗ ╔╦╦╗ ║║║║║╚╣ ║║║║ ║║║╔╬╗║ ╠╬╬╣ ╚═╩╝╚═╝ ╚╩╩╝

    ^^ Want More Hot news: http://m.voa-islam.com/news/christology/2014/02/16/29106/gilagereja-kristen-ini-melakukan-kebaktian-bugil-untuk-meneladani-yesus-kristus/

    @_@” KUTUUUUK KURUUUUK KLUUUK KLUUUUUK KRUUUUK KRUUUK KRUUUUKK KUTUK 😮 😮 😮 😮 😮 😮

    @_@ JANGAN salahkan kami yang BUGIL begini selama tuhan kami belum dipakein Celana dan Baju yang SOPAN 😀

    http://m.sportku.com/berita/commuter-lifestyle/other/6584-wow-komunitas-bersepeda-tanpa-busana-digelar-di-17-negara

    tuhanya telanjang? Kitabnya telanjang? Ajaranya telanjang? Jemaatnya telanjang? Kurang sempurna apalagi coba untuk menjadi BINATANG??? ╔╦╦═╦═╗ ╔╦╦╗ ║║║║║╚╣ ║║║║ ║║║╔╬╗║ ╠╬╬╣ ╚═╩╝╚═╝ ╚╩╩╝ @_@ нåнåнå 😀 @_Q

    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: 😳 :mrgreen: Q_Q 😳 🙄 🙄 🙄 ))))))))” (((((((((” ))))))))” (((((((((” 🙄 🙄 Q____Q 🙄 :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: : 🙄 🙄 🙄

  47. tegar budiman said

    smoga indonesia terhindar dari pemimpin yg palsu…

  48. Sentot said

    Hidup PDIP !!!
    Hidup Ibu Megawati!!!
    Hidup Jokowi!!! (kacungnya Ibu Megawati)….

  49. https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/v/t1.0-9/p180x540/1798614_554175751356158_1399743670_n.jpg?oh=a1629948f55c5f1b928644dae3589903&oe=53A1B22E&__gda__=1404691744_f81fb60931a7f4931c6e015e443f744c

    Jokowi “Boneka Cantik” Dadakan Buatan Media dan Partai Terkorup

    Kemarin dan seminggu ke depan, Indonesia akan diramaikan dengan satu nama: Jokowi. Seakan 230 juta penduduk, dikalahkan satu nama yang tidak nyata sumbangsihnya untuk Indonesia, selain hiruk pikuk dan keluguan bahwa ia “boneka cantik” dari tanah Jawa.

    Banjir berita Jokowi dicapreskan Mega, menghapus berita derita korban asap di Riau, menyingkirkan mega skandal Pak Boed dkk, plus memupus berita Partai paling Korup dan Partai paling malas yang disandang PDIP-Golkar-Demokrat. Partai warisan masa lalu yang dikenal licin dan “tak tersentuh”.

    Bagi saya sendiri, biarkan Jokowi sukses menjadi Capres bahkan Presiden sekalipun. Alasannya:

    1. Rakyat biar melek dan bangun dari hipnoleadership dan sihir media.
    Semua tahu, Jokowi bukan siapa-siapa dan tidak memiliki prestasi apa-apa. Namun rakyat selama ini tak merasa ada yang salah. KOMPAS TV malah menyoroti kinerja Jokowi, hampir tanpa kritik. Saat Jokowi jadi Capres, mata kita akan terbelalak siapa di balik Jokowi.

    2. Umat Islam bisa tersadarkan, bahwa di balik Jokowi adalah orang-orang Freemason, Lions Club, Rotary, cukong judi, mafia, dan koruptor yang telah menggerus harta kekayaan negeri ini.
    Tradisi umat Islam, selalu lamban bergerak ketika tidak ada common enemy. Bisa jadi saat Jokowi dan megahitamnya menguasai negeri, umat Islam dari berbagai elemen akan bersatu membuat poros penyeimbang yang komprehensif.

    Titik tekannya adalah:
    1. Jangan salahkan Jokowi dan megahitamnya berkuasa, karena orang-orang “merasa” bersih malah Golput dan tidak bersikap.

    2. Grand strategy dalam proyek Injil 2000, Zericho, serta Yahudisasi Indonesia ternyata tak pernah berhenti. Mereka sudah menguasai TV-Radio-Koran, plus memegang kendali ekonomi. Kini mereka tinggal menunggu kekuasaan politik. Saat itu, jangan sesali kita akan bernasib seperti muslim Afrika Tengah, muslim Palestina, muslim Myanmar; dibunuh, terusir, atau menjadi budak.

    Sayangnya, ada elemen gerakan Islam yang justru mempermulus jalan proyek Zericho dan Injil 2000 dengan propaganda yang menyerang dari dalam, menggunting dalam lipatan, dan menusuk dari belakang. Wallahu A’lam.

    Oleh : Nandang Burhanudin

  50. Bung Karno said

    KLIK DISINI

  51. ksatria_kencana said

    :mrgreen: Ha haaa mantap gan !
    Emang gx tahu diri tuch doski. Terlalu terlena dg sanjungan orang hingga lupa bhw byk PR2 yg belum ia selesaikan! Apalagi baru 1 th menjabat,ehh udah bernafsu kejenjang yg paling tinggi.
    Mimpi kali ye,mudah2an msh byk rakyat yg waras agar tdk tertipu dg popularitas semu/bo0ngan!

  52. Jokowi said

    Ksatria_kencana berkata
    18/03/2014 pada 11:45 e

    :mrgreen: Ha haaa mantap gan !
    Emang gx tahu diri tuch doski. Terlalu terlena dg sanjungan orang hingga lupa bhw byk PR2 yg belum ia selesaikan! Apalagi baru 1 th menjabat,ehh udah bernafsu kejenjang yg paling tinggi.
    Mimpi kali ye,mudah2an msh byk rakyat yg waras agar tdk tertipu dg popularitas semu/bo0ngan!

    Komentar :

    @ksatria_kencana
    Anda itu keliru, sy ini ga terlena dg sanjungan orang, sy juga ga lupa diri, sy juga sadar kalo masih banyak PR2 yg belum sy selesaikan.

    Tapi sbg kader setia PDIP sy ini harus patuh dan ta’at melaksanakan perintah ketua umum PDIP ibu Megawati. Disuruh nyapres ya nyapres. Trs kalo nanti udah jadi presiden kalo disuruh nyari uang buat PDIP dan kroni2 Ibu Mega ya sy laksanakan. Wong sy ini kader setia dan patuh kok. Kalo perlu ya korupsi. Tp sy kalo korupsi pasti korupsi secara sistimatis dgn cara yg cerdas, cermat, dan aman, dijamin tak akan terlacak KPK. Sbb kami orang2 PDIP kalo korupsi ga bego sperti orang2 partai demokrat, golkar, pan, dll itu.

    Jangan lupa pilih saya ya… demi kejayaan PDIP dan ibu Mega, dan demi suksesnya cita2 semangat sekularisme-pluralisme-liberalisme.

    Hidup PDIP.
    Hidup Ibu Megawati.
    Jangan lupa pemilu 2014 nanti coblos seluruh caleg2 PDIP ya. Dan jangan lupa pilpres nanti coblos Jokowi. OK?

  53. ksatria_kencana said

    Woowww Ok, ok gan 🙄
    Ckckcckk 🙂
    @_@”
    😮 😮 😮 😮 😮 😮
    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: 😳 :mrgreen: Q_Q 😳 🙄 🙄 🙄
    ))))))))” (((((((((” ))))))))” (((((((((”
    🙄 🙄 Q____Q 🙄
    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :
    🙄 🙄 🙄
    ┊   ★ ┊    ★ ┊
    ┊   ┊ ☆ :P @_@ нåнåнå 😀
    Mari kita dukung Pluralisme dan leberalisme!
    Ayo jokowi,maju terus,maju terus utk merusak negeri yg mayoritas Muslim ini.
    Tapi hati2,bila kami sdh muak,maka bersiap2lah kami salibi !

  54. NGALAM said

    Jokowi Jadi Presiden….. ? Waduuuuh….. Kasian Rakyat ini…. Ini suatu Pukulan yang sangat amat berat buat Bangsa ini jika Jokowi jadi Presiden Maka akan berdampak:
    – Korupsi Bakal Naik 8 Kali Lipat sama dengan Banjir di Jakarta yang dalam setahun 8 kali Banjir
    – Negara ini bukan lagi seperti Pesawat tanpa Pilot (dengan Pilot Otomatis) tapi Negara ini akan menjadi seperti Pesawat MH 370 yang hilang
    – Negara bukan lagi diremehkan oleh Malaysia dan Australia tapi negara ini akan diremehkan oleh Singapore dan Papua Nugini

  55. Bambang Herry Purnomo 17046 said

    Hati-hati berkomentar, kedepankan etika. Apa yg terucap mencerminkan kondisi hati anda semua. semua boleh berteori, berspekulasi, tetapi harus tetap dalam koridor ilmiah dan bijaksana.

  56. Anonim said

    saya juga ragu dengan komentar raden nuh!!! karna disitu jangan2 dia juga dibayar untuk menjelekan citra jokowi,,dgn koment2 yg begitu ektrims,nah sebaiknya kita kembali kepada keyakinan kita masing2,rakyat indonesia saat ini sudah bijak.sayang raden nuh juga sekaliber dgn orang2 seeperti mesin cyber partai lain,,,,,nah hati2 lah dalam menulis kalimat kepada pubkik seperti saat skrg ini?cerita anda sama dgn yg anda lakukan saat.

  57. Dear all… semua diatas bullshit.. amien rais bapak reformasi??? Yg melakukan pergerakan nyata adalah Budiman sudjatmiko buat menjatuhkan rezim soeharto.beliau lah yg melakukan pergerakan melalui kampus” termasuk kampus saya trisakti.dengan bantuan dana dari megawati.beliau selalu dicari” termasuk t.o berat dari prabowo cs. Surya kencana@ jangan sangkut pautkan agama dengan politik bro. Saya juga muslim tapi melihat comment anda. Saya yakin anda tidak berpendidikan.saya lebih kecewa ketika melihat korupsi pengadaan alquran dan jemaah haji. Yg dilakukan oleh jajaran kementrian agama (f×ck*ng hell) jd menurut saya gak ada manusia yg sempurna walaupun dia lulusan pesantren gontor sekalipun atau IAIN.saya yg merasakan pergerakan dr tahun 95 bersama Budiman sudjatmiko cs.secara extreme dari kampus ke kampus.jika anda tau suami dari eva Arnas itulah salah satu yg dihilangkan rezim soeharto melalui prabowo cs.jadi gak usah banyak omong kalau gak tau apa”. Kalau anda ingin debat dengan saya. Saya tunggu di kampus trisakti atau Unas atau UNJ..

  58. Mr.Nunusaku said

    Kepada komentar nomor ! Allah SWT yang mangatakan sangat berbahaya jika Jokowi jadi perseden,,,?
    tunjukan bagi saya Allh SWT yang anda percaya kualitasnya macam apa dan dapat dibuktikan..?ataukah Allah SWT karangan anda.

  59. ksatria_kencana said

    Jokowi itu bonekanya Cukong2 kotor!
    Kenapa kau bela dia?
    Dimana OTAK kau coba?

  60. dadang said

    astaghfirullah…… ane baru tau..alhamdullilah untung ane bukan simpatisan jokowi……

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: