KabarNet

Aktual Tajam

Archive for April 26th, 2014

Freeport & Newmont Dapat Karpet Merah dari Pemerintah

Posted by KabarNet pada 26/04/2014

Jakarta – KabarNet: Pernyataan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral R Sukhyar bahwa PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) sudah mendapatkan surat rekomendasi izin ekspor tambang mesti direspon serius. Faktanya, sampai saat ini kedua perusahaan asing itu belum membangun smelter. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Studies (IMES) Erwin Usman, Jumat 25 April2014. Bahkan, kata Erwin, Freeport dan Newmont dengan tegas menyatakan tidak mau membangun smelter. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia, Ekonomi | 2 Comments »

Pemeritah RI Dukung Freeport Injak Rakyat Papua

Posted by KabarNet pada 26/04/2014

Jakarta – KabarNet: Masuknya Freeport di Papua Barat adalah sejarah kelam atas Manipulasi Politik terhadap PEPERA yang tidak adil, Pencurian Sumber Daya Alam Papua, Perampasan Hak Adat, Pelanggaran HAM, Perusakan Lingkungan dan Pembunuhan Nilai-nilai Demokrasi yang merupakan bentuk nyata dari sebuah Penjajahan oleh Freeport, yang harus diadili oleh pengadilan Amerika dan KPK di Indonesia !

Freeport-Rio Tinto & Pelanggaran HAM Rakyat Papua

Manipulasi politik yang terjadi antara Multi National Coorparaion (MNC) terhadap negara-negara dunia ketiga menjadi sebuah kenyataan sejarah yang saat ini telah menunjukan betapa buruknya peran enonomi kapitalistik terhadap situasi politik, situasi social-budaya, perusakan lingkungan hidup dan situasi pelanggaran Hak Azasi Manusia terhadap rakyat di negara-negara tersebut. MNC memiliki peran dalam hal mempengaruhi kebijakan sebuah regime yang berkuasa dan bahkan mendikte kehendak-kehendak ekonomi-politiknya kepada negara-negara tersebut. Adalah AS dan Uni Eropa yang secara ekonomi dan politik saat ini sedang merajai pasar modal internasional dengan konsepsi pasar modal atau yang lebih sering disebut sebagai jamannya Neo-Liberalisme. Oleh karena itu, sebagai salah satu Multi National Coorporation (MNC) yang ada di Indonesia, PT.Freeport-Rio Tinto juga hadir dengan membawa semua petaka politik, ekonomi dan HAM bagi rakyat Papua. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia, Kriminal, Nasional | Leave a Comment »

Antony Salim Perampok Negara 2 Triliun Per Tahun

Posted by KabarNet pada 26/04/2014

Oleh : Zevin Novaldi

Cerita dimulai pada Kamis malam 13 Maret 2014 lalu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menemui sekitar 75 orang pengusaha di kantornya yang berada di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pertemuan ini hanya berselang beberapa jam sebelum dirinya mengeluarkan surat yang berisi “titah” pencapresan Jokowi. (link berita : [KLIK]

Banyak pihak yang menduga, keputusan Megawati menyerahkan mandat Capres kepada Jokowi itu karena tekanan dari kalangan pengusaha – pengusaha. Seperti yang disampaikan oleh staf khusus Presiden, Andi Arief baru – baru ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriminal | 4 Comments »

Garuda Indonesia Dibelit Naga Cina

Posted by KabarNet pada 26/04/2014

Oleh Dr. Sri Bintang Pamungkas

Selain Pemilu 1999, banyak kejadian istimewa terjadi pada masa BJ. Habibie menjadi Presiden RI. Yang sangat menonjol adalah persoalan ekonomi, dan kelanjutan dari krisis moneter. Habibie tidak percaya terhadap konsep pembangunan Widjojo Nitisastro yang selama Soeharto berkuasa menangani ekonomi Indonesia. Pada akhir jabatannya, ketika IMF mulai terasa memaksakan kehendaknya, Soeharto sempat menyadari bahwa selama ini dia terjebak di dalam kapitalisme dan liberalisme ekonomi yang bertentangan dengan amanat Konstitusi; dan oleh sebab itu pula perekonomian Indonesia selalu berpihak kepada yang kuat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 3 Comments »

5 Korupsi Migas Yg Dilindungi Bambang Widjojanto & KPK

Posted by KabarNet pada 26/04/2014

Daftar Kasus Korupsi Migas Yang Dilindungi Bambang Widjojanto dan KPK

1. Penjualan LNG Spot Tangguh ke Taiwan.

Semula harga yang diusulkan BP Tangguh adalah US$17/mmbtu. Namun oleh Raden Priyono sebagai Kepala BP Migas saat itu, usulan harga tersebut ditolak. Alasannya, pembeli gas tidak bersedia menjamin pasokan untuk kebutuhan dalam negeri. Padahal alasan tersebut sama sekali tidak relevan. Sehingga dilakukanlah tender ulang, yang sesungguhnya bertujuan untuk mengganti pemenang. Setelah adanya tender ulang, yang ditunjuk sebagai pemenang adalah Global/Thailand yang konon dimotori oleh JS (WNI), dengan harga yang justru lebih rendah, yakni US$13/mmbtu. Perbedaan harga US$ 4/mmbtu. Akibat rekayasa dan kebijakan busuk ini, negara rugi dirugikan sekitar US$47 juta (November 2012 ). Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriminal | 4 Comments »