KabarNet

Aktual Tajam

Jokowi Diusulkan jadi “Bapak Kebohongan Nasional”

Posted by KabarNet pada 05/10/2018

Jokowi 1_1

Jakarta – KabarNet: Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar menanggapi usulan kubu Jokowi-Ma’ruf yang mendesak agar tanggal 3 Oktober dijadikan sebagai Hari Antihoaks Nasional.

Menurut Dahnil, tak adil jika menyematkan simbol hoaks hanya kepada Ratna Sarumpaet atau kubu Prabowo. Sebab, pemerintah Jokowi-JK juga dinilai sering menyampaikan hoaks karena banyak janji tak terpenuhi.

Salah satu di antaranya, janji pemerintah yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen, tapi nyatanya hanya mencapai 5 persen.

“Jadi justru yang harusnya dipahami adalah jangan lupa bahwa ada janji dulu 7 persen pertumbuhan ekonomi, ternyata 5 persen kan bohong tuh. Lalu ada kabinet ramping, kemudian gemuk, nah itu yang bohong. Kemudian ada katanya tidak akan impor, kemudian bohong nyatanya impor,” kata Dahnil saat dihubungi, Kamis (4/10/2018).

Atas dasar itu, lanjut Dahnil, Presiden Joko Widodo juga tepat untuk diangkat sebagai Bapak Kebohongan Nasional. Bahkan, kata Dahnil, dengan banyaknya janji yang tak terpenuhi, maka Jokowi tak patut untuk memimpin Indonesia kembali.

“Nah deretan kebohongan lainnya juga banyak yang tepatnya kita bisa ngangkat menjadi Bapak Kebohongan Nasional nanti, terkait dengan janji-janji itu. Jadi Bapak Kebohongan Nasional ini yang harus tidak boleh lagi memimpin,” tegas Dahnil.

“Ya yang berbohong itu adalah dia (Presiden Jokowi) yang berjanji pertumbuhan ekonomi 7 persen, kemudian berbohong,” imbuhnya.

Di sisi lain, tambah Dahnil, Prabowo hanya menjadi korban dari rekayasa penganiayaan yang dibuat oleh Ratna. Sehingga, ia menilai, tidak tepat apabila Prabowo dianggap turut ikut menyebarkan berita bohong.

“Kami terang adalah korban kebohongan dari Bu Ratna Sarumpaet, jadi tentu kita serahkan sepenuhnya proses sosial dan proses politik maupun hukum terkait dengan Bu Ratna Sarumpaet ini,” tuturnya.

Menurut Dahnil, kubu Prabowo tidak akan melaporkan Ratna ke pihak kepolisian, sebab sejauh ini sudah banyak laporan terhadap Ratna yang dibuat oleh beberapa pihak.

“BPN melalui Pak Prabowo secara resmi kan sudah menyatakan memberhentikan yang bersangkutan, dan menyerahkn kepada pihak kepolisian bila ada proses hukum yang ingin ditegakkan. Nah kemudian pelaporan terhadap Bu Ratna kan sudah banyak dilakukan berbagai pihak, jadi kita serahkan proses hukumnya seperti apa yang sudah berlangsung,” tutupnya. [KabarNet/Kumparan/adl]

24 Tanggapan to “Jokowi Diusulkan jadi “Bapak Kebohongan Nasional””

  1. nugi rahardjo said

    Jika aparat hukum tdk bisa / tidak mau berlaku adil maka itu akan memicu perpecahan dlm masyarakat krn pihak yg diperlakukan tdk adil akan terus menuntut hak2nya.

  2. Anonim said

    Setjuu sekali untuk memberi gelar ;PRABOWO PENIPU AGUNG RAKYAT!

  3. Semar said

    Survei membuktikan, Inilah penyebab Jokowi masih ada yg memilihnya:

    https://bit.ly/2pE59AU

  4. Saya tidak setuju.. walau macam apa pun beliau pernah jadi bapak pimpinan negri ini..

  5. Anonim said

    Setuju banget Karena Gk Ada yg di tepati janjinya OMDO alias tukang ngibul Hihihi

  6. Anonim said

    Rakyat yg merasa di tipu pak prabowo adalah penjilat jokowi

  7. Anonim said

    Setuju bnget.. karena dy bnyak bohongx.. tukang ngibul..

  8. Dyok said

    Raja pohong pas banget sesuai dengan kenyataannya

  9. Wawan said

    Sangat se7 PAS banget nggak bs dipungkiri sesuai dengan realita

  10. Dyta said

    Cocok karena keseringan bohong & ngibulnya

  11. Anonim said

    Hukuman apa yg layak untuk si bpk hoax nasional ini??!

  12. Anonim said

    Setuju

  13. Anonim said

    Mantap memang dia ahli dan spesialis ngibul

  14. Rojali said

    Rakyat model apa, mencap pemimpinnya penipu, pembohong.. Sy kira sejelek apapun seorang pemimpin ttp niatnya baik ,sebuas-buasnya harimau tdk ada yg makan anaknya sendiri, klu ada org menuduh org lain jelek apalagi menuduh pemimpinnya jelek berarti bukan org islam di dlm hadist aja di jelaskan sejelek apapun peminpin km tdk boleh menghinanya kecuali sdh meninggalkn sholat

  15. Fitri said

    Artikel ini menarik,,,,Jokowi Diusulkan jadi “Bapak Kebohongan Nasional”, tapi lebih menarik lagi …..KabarNet mulai eksis lagi…. Alhamdulillah, semoga panggilan jiwa ini tidak membuat “munthung” lagi… Amiin ya Robb

  16. Tini said

    Hahahahahah
    Nyumbang suara juga kaga
    Nuntut janji …
    Kampret ga bisa berfikir panjang bunuh diri masal aja kalian

  17. Dg Timung said

    Saya tdk setuju dengan pak jokowi karna sila ke lima pancasila tdk di jlnka dgn baik, bukti cpns honorer di batasi umur pdhl mereka sudah mengabdi puluhan tahun, apakah ini di namakan keadilan, sya juga rakyat indonesia butuh kesejahteraan, prabowo sandi pilihan terbaik bagi rakyat Indonesia utamanya honorer.

  18. #kalaumenurutsaya : #pertumbuhanekonomidarijanjinya7%namunhanya5% #pertumbuhanekonomiindonesiainimemangnyadariberapa% (awaljdpresidenjokowidodo)
    #limatahunbukanlahwaktuyanglamauntukmenyesaikanpertumbuhanekonomidinegarasebesarindonesiaini………………..

  19. Anonim said

    Kepemimpinan yg tdk baik adalah akar dr semua masalah di negeri ini

  20. Wiwik said

    Setuju !!! Cucokk.
    #2019PRABOWOSANDI.

  21. Anonim said

    Kenapa panik Danhil..

  22. Rubber art said

    Jangan salahkan pak jokowi. Salahkan rakyat indonesia yang bodoh memilih tukang mebel sebegai presiden.

  23. Dwirinanto said

    Harus ada kriteria bapak hoax nasional, misalkan dalam setahun ada 12 hoax, jadi minimal tiap bulan nge hoax.apakah beliau masuk kriteria itu?

  24. Johansen Sinabutar said

    “Salah satu di antaranya, janji pemerintah yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen, tapi nyatanya hanya mencapai 5 persen.” memang kalau kebencian yg ada diotak nalar tdk akan berkembang anda seorang Dosen harusnya bisa membedakan tidak tercapai dan bohong….

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: