KabarNet

Aktual Tajam

Archive for the ‘Analisa’ Category

Ternyata Al-Qur’an Kabarkan Dahsyatnya Cumulonimbus

Posted by KabarNet pada 02/01/2015

Jakarta – KabarNet: Para ilmuwan telah mempelajari berbagai jenis awan dan menyadari bahwa awan pembawa hujan terbentuk dengan sistem dan urutan tertentu. Bentuknya pun tertentu dan terkait dengan jenis angin dan tipe awan. Salah satu awan pembawa hujan adalah awam CUMULONIMBUS (Cb). Ahli cuaca telah mempelajari pembentukan jenis awan ini dan bagaimana ia menghasilkan hujan, es, serta petir. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, IPTEK | 4 Comments »

Makna Natal Bagi Kristen Indonesia

Posted by KabarNet pada 29/12/2014

“Kalau direnungi lebih dalam, hari Natal bagi orang Kristen memperingati dan memuliakan kelahiran Yesus yang menurut kepercayaan Kristen Yesus itu adalah Tuhan dan anak Tuhan,” tulis HAMKA

Posted in Analisa | 28 Comments »

Tidak usah sok toleran mengucapkan selamat Natal!

Posted by KabarNet pada 24/12/2014

Terkait perayaan natal yang akan berlangsung di bulan ini, isu lama kembali ramai dibicarakan, yakni masalah pengucapan selamat natal yang diharamkan bagi umat Muslim. Segelintir orang menganggap fatwa dan ketentuan yang sebenarnya dalam agama Islam ini adalah bentuk intoleran islam terhadap agama lain.

Fatwa haram ucapan selamat natal yang dikeluarkan MUI itu tidak pernah sepi dari kritikan. Banyak media dan pihak yang mengaitkan fatwa itu sebagai perusak toleransi dan disharmoni antarumat beragama. Tentu para pengkritik itu adalah orang yang lemah agamanya dan tidak memahami aqidahnya dengan benar. Betapa bodoh dan rendahnya iman seorang Muslim bila ia menggadaikan aqidahnya hanya untuk mendapat stempel sebagai muslim ‘toleran’. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 15 Comments »

Hukum Natal

Posted by KabarNet pada 20/12/2014

Artikel ini dibuat oleh penulisnya sejak beberapa tahun yang lalu dengan judul : SYUBHAT NATAL. Dan telah dimuat di Web Resmi FPI yang kemudian disebar-luaskan oleh aneka Situs Islam lainnya.  Bahkan sudah dibuat rekaman Audio Videonya disertai dengan presentase melalui tayangan slide power point secara apik dan rinci serta ilmiah. Berikut isi artikel lengkapnya :

Pada tanggal 1 Jumadil Ula 1401 H / 7 Maret 1981 M, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa tentang Natal Bersama yang intinya bahwa mengikuti Natal Bersama bagi umat Islam hukumnya HARAM, dengan hujjah antara lain: Surat Al-Kaafiruun 1 – 6, Surat Al-Baqarah : 42, Hadits Nu’man ibnu Ba’syir tentang Syubhat, dan Kaidah Ushul “Dar’ul Mafaasid Muqaddamun ‘alaa Jalbil Mashaalih” (Menolak kerusakan didahulukan daripada mengambil mashlahat). Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 10 Comments »

Buya Yahya : Umat Islam Harus Bersyukur Punya FPI

Posted by KabarNet pada 23/11/2014

Ulama kharismatik asal Cirebon Buya Yahya angkat bicara soal kepemimpinan DKI Jakarta yang saat ini sedang ramai dibicarakan khususnya soal Basuki Purnama (Ahok) dan organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI).

Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan para ulama bahwa kepemimpinan kaum muslimin tidak boleh dipimpin oleh orang diluar Islam. “Itu sudah merupakan kesepakatan, dan ini sudah sangat jelas tidak perlu didiskusikan lagi, jadi jelas hukumnya haram jika kita menyerahkan urusan kaum muslimin kepada seorang yang tidak beriman kepada Allah Swt dan RasulNya,” tegas Buya Yahya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 1 Comment »

Tanpa KMP, Pemerintahan Jokowi Akan Rontok

Posted by KabarNet pada 05/11/2014

Jakarta – KabarNet: Langkah Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan justru akan merontokkan pemerintahan Jokowi sendiri.

Menurut Arbi Sanit, Pengamat Politik, Pemerintahan Jokowi akan bisa berlanjut jika KMP mendukungnya, karena bagaimanapun keputusan-keputusan DPR memerlukan jumlah kehadiran tertentu dari anggota DPR yang mayoritas adalah anggota KMP. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 7 Comments »

Wapada Pernyataan Nyeleneh Lecehkan Islam !

Posted by KabarNet pada 01/11/2014

WASPADA AQIDAH

Bismillaah wal Hamdulillaah…

Tatkala umat Islam keberatan dengan pencalonan Harry Tanoe sebagai Cawapres, dan umat Islam menolak Ahok sebagai Gubernur mau pun Wagub DKI Jakarta, serta umat Islam mengkritik Menteri Susi yang perokok dan bertatto, ada kalangan “muslim” yang melontarkan pernyataan “nyeleneh” sebagai berikut : Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 12 Comments »

Ini Penjelasan Kwik Kian Gie Tentang Pilkada Langsung

Posted by KabarNet pada 28/09/2014

Oleh: Kwik Kian Gie

Sejak Indonesia berdiri sampai tahun 2007 tidak ada Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) secara langsung oleh rakyat. Dalam era Reformasi terbit UU Nomor 22 Tahun 2007 yang menentukan bahwa Kepala Daerah pada semua jenjang, yaitu Gubernur, Walikota dan Bupati dipilih secara langsung oleh rakyat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Ekonomi, PILKADA | 7 Comments »

Pelantikan Jokowi-JK Terancam Gagal

Posted by KabarNet pada 22/09/2014

Jakarta – KabarNet: Sepekan terakhir ini merebak isu mengenai kemungkinan Joko Widodo bakal batal dilantik menjadi Presiden Indonesia. Benarkah kasus-kasus korupsi Joko Widodo yang akan menjadi batu sandungan bagi Joko Widodo alias Jokowi? Benarkah hukum Indonesia dapat menjangkau seorang calon presiden yang terindikasi korupsi?

Jokowi sekilas terlihat sangat percaya diri, yakin bahwa dirinya tidak tersentuh jeratan hukum sehubungan dengan berbagai kasus dugaan korupsi yang sekarang sedang ditangani Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Jokowi malah mengatakan, Senin besok 22 September 2014, akan mengumumkan nama-nama menteri dan anggota kabinetnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Kriminal | 10 Comments »

Bos Bodoh

Posted by KabarNet pada 17/09/2014

Orang PINTAR biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang BODOH mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya. Namun Orang BODOH biasanya lebih berani dibanding orang PINTAR, kenapa? Karena orang BODOH sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang PINTAR telalu banyak pertimbangan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Ekonomi | 26 Comments »

Habib Rizieq: Pilkada Langsung Bahaya bagi NKRI !

Posted by KabarNet pada 12/09/2014

Habib Muhammad Rizieq Syihab : “MUDHOROT Pilkada Langsung yang paling berbahaya adalah DISINTEGRASI BANGSA, karena Pilkada Langsung berpotensi lahirkan Kepala Daerah yang tidak punya rasa NASIONALISME.

Kepala Derah macam inilah yang suka gerakkan masyarakatnya untuk bersikap RASIS dan FASIS dengan menumbuh-suburkan Fanatisme Kedaerahan, bahkan berani gerakan demo tuntut REFERENDUM untuk MERDEKA lepas dari NKRI. Kalau hanya satu atau dua daerah yang seperti itu, tentu masih mudah diatasi Pemerintah Pusat. Lalu bagaimana kalau sepuluh daerah atau lebih yang menuntut Referendum ?! Apalagi kalau semua daerah ??!! Apa tidak hancur NKRI ???!!!” [KbrNet/Slm]

Posted in Analisa, PILKADA | 7 Comments »

Habib Rizieq: Pilkada Langsung Rugikan Umat, Hapus Saja!

Posted by KabarNet pada 10/09/2014

Jakarta – KabarNet: Seiring dengan timbulnya polemik usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD dalam Revisi Undang-undang (RUU) Pilkada, timbul opsi Pilkada bisa dilaksanakan langsung atau melalui DPRD. Hal tersebut mendapat tanggapan pro dan kontra dari sejumlah pengamat dan tokoh masyarakat. Tidak ketinggalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, memberikan dukungan terhadap opsi Pilkada melalui DPRD karena dinilai lebih banyak menguntungkan masyarakat luas yang mayoritas islam. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Wawancara | 12 Comments »

Tragedi Menjelang Akhir Kekuasaan Presiden SBY

Posted by KabarNet pada 06/09/2014

….Hampir semua tokoh-tokoh Demokrat terlibat korupsi. Ini yang menghancurkan reputasi dan karisma SBY, yang sebenarnya berpeluang menjadi seorang negarawan. SBY, seorang pribadi yang unik, dan ibaratnya seperti ‘LILIN’, dan akhirnya membakar dirinya sendiri…..

SBY benar-benar menghadapi tragedi menjelang akhir kekuasaannya. SBY dua kali memenangkan pemilihan presiden tahun 2004 dan 2009 dengan dukungan suara mayoritas, lebih 60 persen suara. Rakyat benar-benar menghendaki SBY menjadi pemimpin dan presiden Indonesia. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 3 Comments »

Akui Agama Baha’i, Menag Tanam Bom Waktu!

Posted by KabarNet pada 01/09/2014

Mirza Husain Ali An-Nuri (Baha'ullah)

Mirza Husain Ali An-Nuri (Baha’ullah)

Baha’i merupakan ‘sekte’ yang dinisbatkan kepada seorang bangsawan bernama Mirza Husain Ali An-Nuri yang lahir pada tahun 1233 Hijriyyah, di Desa Nur, perkampungan Mazandran Persia (Iran). Ia dikenal sebagai “Baha’ullah”, dan mengklaim dirinya telah menerima wahyu dari Allah. Ia juga dinobatkan sebagai utusan Allah yang menghapus Syari’at Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun 1852, Baha’ullah pernah ditahan di penjara bawah tanah ‘SIYAH-CHAL’ di kota Teheran- Iran, dan saat itu pula dia mengaku menerima awal dari misi Ilahinya sebagai PERWUJUDAN Allah. Baha’ullah dikeluarkan dari penjara, dan langsung disingkirkan ke Baqdad – Iraq. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 4 Comments »

GPN Tuding Kapolri Intimidasi Prof. Adrianus Meliala

Posted by KabarNet pada 30/08/2014

Jakarta – KabarNet: Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pemuda Nusantara (GPN), Muhamad Adnan mengkritisi tindakan Kapolri yang mengintimidasi anak buahnya komisioner kompolnas Prof. Adrianus Meliala untuk meminta maaf karena pernyataannya yang dinilai melecehkan kinerja Polri.

Menurut Muhamad yang juga Koordinator Nasional (Kornas) ini, tuntutan Kapolri Jenderal Sutarman agar Prof. Adrianus Meliala meminta maaf dan mencabut pernyataannya diseluruh media masa terutama disalah satu televisi berita nasional terkait pernyataannya tentang Bareskrim sebagai ATM pimpinan Polri adalah bentuk teror psikologis, intimidasi kekuasaan atas nama penegakan hukum. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | Leave a Comment »

Awas!! Isu ISIS Metode Baru Membabat Aktivis Islam

Posted by KabarNet pada 20/08/2014

Gempuran terhadap umat Islam datang silih berganti tak kenal henti. Hantaman demi hantaman terus dilancarkan oleh berbagai pihak yang tidak senang dengan keberadaan dan kemajuan Islam baik di dalam maupun luar negeri. Sampai yang paling terkini adalah isu tentang keberadaan kelompok ISIS di Indonesia. Melihat fenomena hantaman terhadap Islam ini, semakin menguatkan analisa bahwa pihak-pihak yang berkepentingan dengan kehancuran Islam akan terus menggulirkan isu-isu apa saja, asalkan bisa melemahkan dan memecah persatuan Islam. Kesan bahwa Islam itu sumber teror bagi masyarakat kembali ingin dimunculkan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 13 Comments »

Pilpres Semrawut, Dekrit Presiden Sebagai Solusi

Posted by KabarNet pada 19/08/2014

Relawan Gema Nusantara (Gema Nu)

Tentang

Penyelamatan Demokrasi Konstitusional

Dengan Dekrit Presiden

Hari hari belakngan ini MK menjadi pusat perhatian rakyat Indonesia, semua tertuju melihat perdebatan hukum tata Negara dipengadilan konstitusional ini. MK diharapkan bisa memberikan keputusan yang dapat memenuhi rasa keadilan yang hidup dan berkembang di masyarakat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 3 Comments »

Demokrasi Indonesia Jadi Mainan Ohio Boys

Posted by KabarNet pada 15/07/2014

Pada tahun 2005 pernah mencuat istilah ‘Mafia Ohio’ yang disematkan pada Rizal Mallarangeng dan Saiful Mujani, yang merupakan lulusan ilmu politik Ohio University. Keduanya juga secara otomatis merupakan murid dari William Liddle, profesor emeritus ilmu politik Ohio University yang menyebut diri dan disebut ‘Indonesianist’, seorang pengamat asing yang sudah terkenal suka cawe-cawe dengan urusan dalam negeri Indonesia bahkan sejak zaman Soeharto/Orba.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 3 Comments »

Misteri Hasil Quick Count Pro Jokowi-JK Terbongkar

Posted by KabarNet pada 11/07/2014

Jakarta – KabarNet: Hasil quick count rilisan sejumlah lembaga survey yang berpihak ke kubu pasangan Joko-Kalla mengundang banyak reaksi dari banyak pihak. Peneliti opini publik, Agung Prihatna, menilai secara objektif menilai terdapat keganjilan dalam proses kemunculan hasil quick count kubu Joko-Kalla. Menurut Agung Prihatna, keganjilan hasil quick count tersebut nampak nyata dan sepatutnya publik dapat melihat fenomena tersebut. Agung pun menyebutkan sejumlah keganjilan tersebut : Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 127 Comments »

Ternyata TV One Tidak Sebut PDIP Sama dengan Komunis

Posted by KabarNet pada 05/07/2014

BAGIAN MANA DARI BERITA TV ONE YANG MENYINGGUNG MEGAWATI DAN PDIP?

STASIUN TV One Yogyakarta diserbu kader dan simpatisan PDIP. Konon, serbuan itu dipicu pemberitaan stasiun tv milik taipan Aburizal Bakrie itu yang menyebut PDIP sarang komunis. Versi lain, menyebutkan kemarahan warga Partai Banteng Moncong Putih itu disebabkan TV One menyamakan PDIP dengan komunis. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Kriminal | 4 Comments »

Kalau Bukan PKI, Kenapa Harus Sewot dan Anarkis?

Posted by KabarNet pada 04/07/2014

MEMANGNYA ADA YANG SALAH KALAU DISEBUT PKI. BUKTINYA, ANAK PKI RIBKA TJIPTANING KAN KADER PDIP DAN BELIAU BANGGA MENGAKU DIRINYA ANAK PKI.

Jakarta – KabarNet: Sejumlah kalangan menyesalkan tindakan anarkis yang dilakukan massa Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) pendukung Jokowi-JK yang melakukan pengrusakan salah satu stasiun televisi. Bahkan, capres Jokowi mendukung aksi anarkis tersebut, dengan alasan sudah tak sabar menahan amarah karena selalu menghadapi kampanye hitam yang bernuansa SARA.

“Memangnya ada yang salah kalau disebut PKI. Buktinya, anak PKI Ribka Tjiptaning kan kader PDIP dan beliau bangga mengaku dirinya anak PKI. Kalau merasa bukan PKI, kenapa harus sewot dan melakukan tindakan anarkis. Bukan hanya PKI saja, kesan publik pada PDIP kan sebagai partainya orang-orang Kristen dan Katolik (palagisme). Ini kan bukan rahasia umum lagi, semua orang tahu. Jadi, santai aja lagi, bilang aja Aku Ra Popo, kenapa harus melakukan kekerasan dan menodai bulan suci Ramadhan ini dengan cara-cara seperti itu,” ujar wartawan senior Rusmin Effendy menanggapi aksi anarkis massa pendukung Jokowi di Jakarta, Kamis 3 Juli 2014. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 3 Comments »

Jika Terpilih, Prabowo-Hatta Diminta Berantas Mafia Peradilan

Posted by KabarNet pada 26/06/2014

CAPRES-CAWAPRES PRABOWO-HATTA JIKA DIPILIH RAKYAT TEGAKKAN HUKUM DAN ADILI HAKIM-HAKIM HITAM SERTA BERANTAS MAFIA PERADILAN

Oleh : JJ Amstrong Sembiring
Koordinator PBH Komparta Indonesia
(Pusat Bantuan Hukum Komunitas Pengacara Jakarta Indonesia)

Sebentar lagi Rakyat Indonesia akan kembali memilih calon Presiden Republik Indonesia pada tanggal 9 juli 2014 dan semoga kelak menjadi pemimpin di Indonesia adalah Prabowo-Hatta. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 4 Comments »

Catatan Debat Kedua

Posted by KabarNet pada 16/06/2014

Oleh: Kafil Yamin

EMPATI dan simpati saya untuk Joko Widodo. Dia tidak suka meninggi, tapi diminta untuk berani memperlihatkan prestasi. Dia orang yang apa adanya, tapi diminta untuk tampil serba bisa. Dia tidak suka menyerang, tapi diminta untuk ‘menembak’ lawan.

Dia didorong-dorong untuk tampil bukan sebagai Joko Widodo, tapi sebagai sesosok yang diiinginkan oleh tim pemolesnya. Walhasil, pemirsa melihat tampilan yang dipaksakan. Apakah orang-orang tidak melihat Jokowi tertekan? Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 7 Comments »

Prabowo Lebih Sportif Jujur Dari Pada Jokowi

Posted by KabarNet pada 09/06/2014

MENYOAL CALON PRESIDEN,
PRABOWO SOSOK PEMIMPIN LEBIH SPORTIF JUJUR DARI PADA JOKOWI

Oleh : JJ Amstrong Sembiring
(Koordinator PBH Komparta Indonesia)

James W Burn dalam bukunya meraih Pulitzer Leadership, mengemukakan: ”salah satu kerinduan paling universal dalam zaman ini adalah kerinduan akan kepemimpinan yang memikat (compeling) dan kreatif. Para pemimpin raksasa telah melintas cakrawala budaya, politik dan intelektual kita. Sebagai pengikut, kita mencintai dan mengecam mereka. kita berbaris untuk mereka dan berperang melawan mereka. Kita mati demi mereka dan kita membunuh sebagian mereka.” Kita tak dapat mengabaikan mereka”, karena itu, pemerintahan harus bisa membangun dirinya menjadi pemerintahan yang memikat hati rakyat dan kreatif melahirkan kebijakan populis. Negeri ini telah begitu banyak melahirkan berjuta-juta wajah kemiskinan. Wajah kemiskinan yang bukan hanya sekadar pendapatan rendah. Namun juga wajah merefleksikan kondisi pendidikan, pelayanan publik dan kesehatan yang buruk, partisipasi budaya sangat rendah, akses informasi. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 5 Comments »

Prabowo dan Jokowi, Catatan Kecil Wartawan

Posted by KabarNet pada 26/05/2014

Nanik S Deyang (Wartawan peliput deklarasi Prabowo Hatta & Jokowi JK) Senin, 19 mei 2014.

MINUS MORAL. Kebetulan Allah SWT selalu menempatkan saya di saat-saat terakhir bagaimana seorang akan dinaikkan derajatnya oleh SWT menjadi pemimpin.

Dua tahun lalu, saya sakit perut karena hanya kurang dari 2 x24 jam Jokowi belum dapat restu dari Bu Mega. Bukan hanya Jokowi yg senewen, Prabowo sebagai orang yg ngotot Jokowi jadi Gubernur DKI juga senewen. Untuk keempat kalinya Prabowo menghadap Bu Mega, hingga akhirnya Bu Mega mau merestui Jokowi sebagai Cagub. Kenapa alot karena Bu Mega sudah memberi persetujuan bahawa PDIP mendukung Foke. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 9 Comments »

Mafia Peradilan dan Sengketa Waris

Posted by KabarNet pada 08/05/2014

Perlu Telusuri Mafia Peradilan dengan Eksaminasi Putusan PN Jakbar Perkara 320 Soal Sengketa Waris

Oleh :  JJ Amstrong Sembiring SH MH

(Praktisi Hukum/ Alumni Universitas Indonesia)

Jakarta – KabarNet: Bilamana menelusuri, istilah eksaminasi berasal dari bahasa Inggris examination yang berarti ujian atau pemeriksaan. Dalam konteks produk peradilan [putusan pengadilan, dll] maka eksaminasi berarti melakukan pengujian atau pemeriksaan terhadap produk-produk tersebut. Eksaminasi sering dilakukan terhadap produk peradilan yang menyimpang. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Nasional | Leave a Comment »

Caleg Demokrat Pelaku Ritual ‘Mistik’ Akhirnya Gagal

Posted by KabarNet pada 30/04/2014

Ngawi – KabarNet: Masih ingatkah anda, seorang perempuan menggunakan kerudung biru bersemedi di tengah sungai di Ngawi menjelang Pemilu Legislatif lalu ?…

Dia adalah Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dapil V DPRD Kabupaten Ngawi dari Partai Demokrat. Saat itu Miftahul Jannah ditemani suaminya menggelar ritual doa dan mandi di Sungai Tempuk Alas Ketonggo (Srigati) Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, tepatnya pada Rabu 12 Maret 2014. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, PILKADA | 2 Comments »

Pesan Kiai Muhsin untuk Presiden RI 2014-2019

Posted by KabarNet pada 25/04/2014

Oleh: Dr. Adian Husaini

ORANG kampung memanggilnya Kiai Muhsin. Sehari-hari, ia berdagang di pasar kampungnya. Sepeda tuanya terkadang dinaikinya. Tapi lebih sering dituntunnya. Umurnya, diduga 70 tahunan. Hanya, ia belum pernah ia berurusan dengan rumah sakit. Tidak ada catatan resmi hari lahirnya. Kain sarung dan lantunan zikir menjadi ciri utamanya. Mengajar ngaji anak-anak adalah rutinitas kesahariannya. Tak pernah terlihat ia baca koran atau menonton berita. Hanya silaturrahim ke sana-sini menjadi hobinya. Uniknya, ia seperti paham kondisi politik negeri. Sudah jadi tradisi, ia selalu bertanya tentang masalah politik kepada cucu-cucunya jika mereka berlibur dari kuliahnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | Leave a Comment »

Kasbul: Kaderisasi Katolik Anti Komunis

Posted by KabarNet pada 22/04/2014

Oleh: M. Sembodo

Selama ini Kasbul [Kaderisasi Sebulan], tempat penggodokan kader-kader Katolik, seolah-olah berada di antara titik ada dan tiada. Apakah wadah pengkaderan ini benar-benar ada atau hanya mitos semata? Tulisan ini akan menjawabnya.

Pater Beek: Pastor anti Komunis

Kasbul merupakan ajang bagi Pater Beek untuk mendidik kader-kader Katolik yang militan. Awalnya, tempat kaderisasi terletak di Asrama Realiono, Yogyakarta. Letak asrama ini tak jauh dari kampus Universitas Sanata Dharma di Jalan Gejayan [sekarang Jalan Afandi], Yogyakarta. Di tempat inilah para kader Katolik muda dididik untuk menghadapi kaum Komunis dan Islam. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 4 Comments »

Agar Politik Islam Menang

Posted by KabarNet pada 05/04/2014

DALAM BERJUANG, KITA PERLU YAKIN DENGAN PERTOLONGAN ALLAH, JIKA KITA BENAR; TIDAK PERLU MENJADI TERLALU PRAGMATIS, TERLALU MENGEJAR KEKUASAAN JANGKA PENDEK.

Oleh: Dr. Adian Husaini

Usai khutbah Jumat di sebuah Masjid di kawasan Cibubur, seorang anak muda mendekati saya, dan bertanya, “Ustad, apakah benar ikut dalam pemilu ini haram hukumnya. Bahkan, ada yang mengatakan, ikut pemilu  itu hukumnya kufur, karena berarti terlibat dalam demokrasi, yang merupakan sistem kufur?”

Berulang kali pertanyaan seperti ini saya terima. Benarkah seperti itu? Untuk menjawabnya, ada baiknya kita ikuti dialog fiktif antara guru dan murid berikut ini. Mudah-mudahan dialog ini bisa kita ambil hikmahnya.  Silakan mengikutinya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa | 2 Comments »